Program MBG di Sukoharjo Serap Seluruh Telur Peternak Ayam
Program MBG di Sukoharjo membantu penyerapan telur peternak ayam secara maksimal.--
SUKOHARJO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Program Makan Bergizi Gratis membantu peternak ayam menyerap seluruh produksi telur di Sukoharjo setelah sebelumnya mengalami kesulitan pemasaran, Jumat 24 April 2026.
Pemilik peternakan ayam petelur Werkudoro Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Danang Dwi Prasetyo menyebut usahanya memiliki populasi sekitar 10.000 ayam dan telah berjalan selama enam hingga tujuh tahun.

Mini Kidi Wipes.--
Selain itu, aktivitas di peternakan dilakukan dengan mengumpulkan telur dan menjaga kebersihan kandang untuk memastikan kualitas produksi tetap baik.
"Peternakan ini memiliki populasi 10.000 ayam. Dan saya pun sudah memelihara ayam petelur sejak enam hingga tujuh tahun lalu," ujarnya.
Menurutnya, sebelumnya ia mengalami kesulitan menjual telur karena keterbatasan akses pasar baik ke tengkulak maupun konsumen langsung.
BACA JUGA:Program MBG Tangerang Bikin Siswa Hemat Uang Jajan dan Dapat Nutrisi
Akibatnya, sebagian telur tidak terserap dan menumpuk di peternakan tanpa memberikan keuntungan.
"Jadi beberapa telur kami itu belum terserap atau belum terjual," jelasnya.
Sementara itu, setelah program Makan Bergizi Gratis berjalan, seluruh telur berhasil terserap melalui permintaan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Sukoharjo.
BACA JUGA:Dapur MBG di Klaten Bantu Sutarti Biayai Anak Lawan Kanker dan Cuci Darah
Ia menambahkan, saat ini terdapat sekitar lima hingga delapan SPPG yang menggunakan pasokan telur dari peternakannya.
“Dengan adanya MBG ini berdampak di farm kami juga, jadi telur kita langsung dibeli dari beberapa SPPG di Sukoharjo. Sekitar ada lima hingga delapan SPPG yang sudah menggunakan telur dari kami,” katanya.

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Selain itu, ia mengaku senang dapat berkontribusi dalam pemenuhan gizi anak-anak melalui telur berkualitas yang dihasilkan dari pakan yang baik.
“Terima kasih kepada Bapak Prabowo yang telah menciptakan atau membuat MBG untuk anak Indonesia,” pungkasnya. (–)
Sumber:








