Rayakan HBP ke-62, Lapas Jember Tebar Harapan Lewat Aksi Donor Darah
Para pegawai Lapas Jember, rame-rame donor darah --
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Lapas Kelas IIA Jember tidak hanya dirayakan dengan seremoni semata. Di balik seragam tegas para petugas, tersimpan empati mendalam yang diwujudkan melalui aksi kemanusiaan donor darah di Kantor PMI Kabupaten Jember, Kamis, 23 April 2026.
​Bersinergi dengan PMI Jember, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para petugas serta anggota Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lapas Jember. Suasana hangat menyelimuti proses pengambilan darah, mencerminkan sisi lembut dari institusi yang sehari-harinya bergelut dengan pembinaan hukum tersebut.
BACA JUGA:Hadirkan Senyum di Ruang Kunjungan, Lapas Jember Manjakan Keluarga Warga Binaan dengan Layanan Medis

Mini Kidi Wipes.--
​Kalapas Jember, Wahyu Susetyo, yang turun langsung memimpin aksi ini, menegaskan bahwa pengabdian insan pemasyarakatan kini semakin luas. Menurutnya, keberadaan Lapas harus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat, melampaui tembok-tembok pembinaan.
​"Kami ingin memaknai HBP ke-62 ini dengan sesuatu yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Donor darah adalah simbol bahwa kami hadir bukan hanya untuk membina, tapi juga untuk peduli. Setiap tetes darah yang mengalir adalah bentuk komitmen kami bagi mereka yang sedang berjuang demi kesehatan," tutur Wahyu dengan nada penuh ketulusan, Kamis 23 April 2026.

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
​Senada dengan itu, Anton, salah satu petugas Lapas yang ikut mendonorkan darahnya, mengaku ada kepuasan batin tersendiri dalam kegiatan ini. Baginya, jarum suntik yang menembus kulit adalah jembatan persaudaraan dengan sesama warga Jember yang membutuhkan.
​"Ini adalah momentum untuk berbagi hidup. Rasanya bangga bisa berkontribusi langsung bagi kemanusiaan di tengah rutinitas tugas kami," ungkapnya singkat namun sarat makna.
​Kegiatan yang berlangsung tertib dan sesuai prosedur medis ini menjadi bukti nyata bahwa semangat pemasyarakatan adalah semangat pengabdian. Melalui aksi ini, Lapas Jember kembali mempertegas posisinya sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat yang terus berupaya menebar manfaat dan kebaikan bagi sesama. (edy)
Sumber:








