Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

UTBK Disabilitas di Unesa Gunakan Teknologi Audio

UTBK Disabilitas di Unesa Gunakan Teknologi Audio

Peserta tunanetra mengikuti UTBK disabilitas Surabaya di Unesa menggunakan teknologi audio NVDA.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – UTBK disabilitas di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggunakan teknologi audio NVDA bagi peserta tunanetra dalam pelaksanaan SNBT 2026 di Gedung Rektorat Kampus 2 Lidah Wetan, Kamis 23 April 2026.

Sebanyak empat peserta tunanetra mengikuti ujian pada sesi khusus disabilitas yang digelar di Training Center dengan dukungan teknologi asistif.


Mini Kidi Wipes.--

Selain itu, dua peserta tunarungu telah mengikuti ujian pada hari sebelumnya sehingga total terdapat enam peserta disabilitas tahun ini.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Negeri Surabaya Martadi menyatakan peserta tunanetra terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.

"Dua peserta tunarungu telah mengikuti ujian pada hari sebelumnya, sementara hari ini diikuti empat peserta tunanetra, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan," kata Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Negeri Surabaya Martadi.

BACA JUGA:Kasus Joki UTBK-SNBT 2026 di Unesa Terungkap Polrestabes Surabaya Proses Satu Pelaku

Koordinator TIK Universitas Negeri Surabaya I Gusti Lanang Putra Eka Prismana menjelaskan sistem ujian menggunakan perangkat lunak Non Visual Desktop Access yang mengubah tampilan visual menjadi audio.

"Dengan NVDA, peserta dapat mengakses soal secara mandiri melalui audio dan kami menyiapkan perangkat cadangan hingga 50 persen untuk antisipasi kendala teknis," jelas Koordinator TIK Universitas Negeri Surabaya I Gusti Lanang Putra Eka Prismana.

Selain itu, peserta dibekali reglet dari panitia pusat untuk membantu proses perhitungan selama ujian berlangsung.

BACA JUGA:Terorganisir dan Berlapis, Joki UTBK 2026 di Unesa Incar Kursi Fakultas Kedokteran

Pelaksanaan UTBK disabilitas ini merupakan bagian dari kebijakan inklusif dalam sistem seleksi nasional berbasis tes.

Pengalaman peserta menjadi perhatian karena mencerminkan semangat penyandang disabilitas dalam mengakses pendidikan tinggi.

Salah satu peserta, Shakina Aliya Bilbina asal Mojokerto, menargetkan Program Studi S-1 Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Surabaya sebagai pilihan utama.


Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--

"Motivasi saya masuk PLB adalah ingin membantu anak-anak tunanetra lainnya agar bisa membaca Braille," ungkapnya.

Universitas Negeri Surabaya juga membuka jalur mandiri khusus disabilitas mulai 15 Mei 2026 sebagai bagian dari komitmen pendidikan inklusif. (Ain)

Sumber: