Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Telan 2 Kekalahan Beruntun, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Minta Maaf kepada Bonek

Telan 2 Kekalahan Beruntun, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Minta Maaf kepada Bonek

Gelandang muda Toni Firmansyah melakukan latihan fisik dalam gym.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Persebaya Surabaya masih tertahan di peringkat ke-6 hingga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 42 poin.

Torehan tersebut merupakan hasil dari 11 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 8 kali menelan kekalahan sepanjang musim berlangsung.

Tekanan terhadap skuad Bajol Ijo kian memuncak menyusul hasil minor berupa kekalahan dua kali berturut-turut dalam dua laga terakhir mereka.

BACA JUGA:Francisco Rivera Terpukul Usai Persebaya Surabaya Tunduk Lawan Madura United di Kandang

Persebaya dipaksa menyerah termasuk saat menelan kekalahan menyakitkan 1-2 dari tim papan bawah Madura United FC di hadapan pendukung sendiri.

Menanggapi situasi sulit tersebut, pelatih Bernardo Tavares memilih pasang badan dan mengakui kesalahan kepada Bonek serta Bonita.


Mini Kidi Wipes.--

Tavares mengatakan, dirinya setuju dan merasa kecewa seperti halnya para pemain karena tidak suka menelan kekalahan dari siapa pun.

“Saya setuju, saya juga kecewa, pemain juga kecewa. Saya sudah minta maaf karena saya tidak suka kalah dari siapapun. Bagi saya sepak bola adalah tentang kemenangan,” ujar Tavares.

Menurutnya, sepak bola adalah tentang kemenangan sehingga ia menyampaikan permohonan maaf atas hasil buruk tersebut.

Tavares tetap mencoba objektif dalam melihat performa anak asuhnya dengan menilai kerja keras pemain di lapangan tetap layak diapresiasi.

Ia menambahkan bahwa hari ini semua perlu mengerti bahwa para pemain sudah memberikan segalanya di atas lapangan hijau.

Ia menegaskan bahwa dalam sepak bola kerja keras terkadang harus takluk oleh momen kecil tak terduga dan faktor keberuntungan lawan.


Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--

Namun, ia tidak menutup mata terhadap dampak emosional yang dirasakan oleh para suporter setia Persebaya Surabaya.

Tavares mengatakan, ia yakin suporter sedih namun dirinya dan para pemain juga merasakan kesedihan yang sangat mendalam.

Ia menambahkan rasanya sangat berbeda saat tim menang dan bermain bagus dibandingkan saat bermain lumayan tetapi harus kalah. (yat)

Sumber:

Berita Terkait