new idulfitri

Efisiensi Operasional Meningkat, Realisasi Effective Time Terminal Teluk Lamong Lampaui Target

Efisiensi Operasional Meningkat, Realisasi Effective Time Terminal Teluk Lamong Lampaui Target

PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus menunjukkan kinerja operasional yang positif dengan konsisten menerapkan pola berbasis planning and control. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus menunjukkan kinerja operasional yang positif dengan konsisten menerapkan pola berbasis planning and control. Hal ini tercermin dari rasio capaian effective time (ET) terhadap berthing time (BT) pada Kuartal I 2026 yang mencapai 86,85 persen, melampaui target sebesar 81 persen.

Sementara itu, untuk kapal petikemas domestik, capaian juga berhasil melampaui target dengan realisasi sebesar 73,91 persen dari target 73 persen.

BACA JUGA:Pangkas Waktu Tunggu Kapal, Terminal Teluk Lamong dan KSOP Tanjung Perak Luncurkan Layanan EAZI


Mini Kidi Wipes.--

Capaian tersebut menjadi indikator efisiensi operasional terminal, khususnya dalam mengoptimalkan waktu bongkar muat dibandingkan dengan durasi kapal bersandar hingga kembali berlayar.

Dengan hasil tersebut, manajemen TTL optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan positif sepanjang tahun 2026. Selain itu, perusahaan juga menegaskan perannya sebagai salah satu simpul logistik strategis di kawasan Indonesia timur.

BACA JUGA:Pemilik Barang Impor Ilegal di Teluk Lamong Surabaya Ternyata Hanya Satu Importir

Sekretaris Perusahaan PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran arus logistik, terutama pada momentum Hari Raya Idulfitri hingga periode setelahnya.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

“Guna memastikan kelancaran logistik barang sepanjang Hari Raya Idul Fitri hingga setelahnya, TTL mengoptimalkan kapasitas terminal, menyediakan buffer area untuk kendaraan angkutan barang, serta memastikan kesiapan sistem Terminal Booking System (TBS), agar proses pengaturan muatan dan kendaraan dapat dilakukan secara terintegrasi,” ujarnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, TTL berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang di wilayah Indonesia timur. (rio)

Sumber:

Berita Terkait