new idulfitri

Program MBG Ciptakan Ekosistem Pemberdayaan, Investasi Capai Rp 40 Triliun

Program MBG Ciptakan Ekosistem Pemberdayaan, Investasi Capai Rp 40 Triliun

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar--

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menciptakan ekosistem pemberdayaan ekonomi dengan melibatkan pelaku usaha lokal serta mencatat investasi hingga Rp 40 triliun, Kamis 16 April 2026.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar mengatakan, program MBG yang diinisiasi Presiden RI Prabowo telah mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas di berbagai daerah.


Mini Kidi Wipes.--

“Setiap rupiah anggaran negara harus betul-betul memiliki dampak dan menghasilkan ekosistem pemberdayaan, sehingga tidak hanya memberikan gizi, namun juga menggerakkan ekonomi masyarakat secara luas,” ujarnya.

Menurutnya, dampak ekonomi dari program MBG mulai terlihat melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melibatkan pelaku UMKM serta menyerap tenaga kerja lokal.

BACA JUGA:Program MBG Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja dan Jangkau 62,35 Juta Penerima

“Kini kita menyaksikan program MBG berjalan mulai efektif, melibatkan banyak UMKM, tenaga kerja terus bertambah dalam pelaksanaan SPPG, sehingga terlihat dampak nyata pertumbuhan ekonomi,” kata dia.

Selain itu, pemerintah terus melakukan penyempurnaan program untuk meningkatkan efektivitas dan jangkauan manfaatnya.

Ia menyebutkan, investasi swasta dan masyarakat dalam program MBG saat ini telah mencapai Rp 40 triliun.

“Tidak kurang investasi swasta atau publik dalam program ini mencapai Rp 40 triliun. Besar sekali,” ucapnya.

BACA JUGA:Diduga Keracunan MBG, Belasan Siswa SDN 1 Demangan Madiun Dilarikan ke Rumah Sakit

Menurutnya, pemerintah akan terus mendorong keterlibatan UMKM dan BUMDes sebagai pemasok kebutuhan SPPG agar siklus ekonomi lokal tetap berjalan.

“Ekosistem SPPG dari hilir ke hulu harus menghasilkan peluang ekonomi masyarakat lokal, tidak hanya bergantung kepada BGN, tetapi juga pemerintah daerah,” katanya.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Ia menegaskan pentingnya pemberdayaan pelaku usaha lokal sebagai bagian dari kemandirian ekonomi nasional.

“Pedagang, petani, dan peternak lokal harus terus diberdayakan agar pertumbuhan ekonomi bisa berdiri di atas kekuatan sendiri,” tegasnya. (–)

Sumber: