new idulfitri

Bupati Jember Genjot Program RTLH, 2026 Targetkan 1.000 Rumah Layak Huni

Bupati Jember Genjot Program RTLH, 2026 Targetkan 1.000 Rumah Layak Huni

Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau dan menyerahkan bantuan RTLH kepada warga.--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau dan menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni kepada warga miskin di Kecamatan Panti sebagai bagian program peningkatan kesejahteraan dengan target 1.000 unit pada 2026, Rabu 15 April 2026.

Program perbaikan RTLH menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat kurang mampu.


Mini Kidi Wipes.--

Sepanjang tahun 2025, Pemkab Jember telah merenovasi lebih dari 200 unit rumah.

Pada tahun 2026, target ditingkatkan menjadi 1.000 rumah layak huni.

"Melihat senyum dan kebahagiaan warga yang rumahnya kini lebih layak adalah motivasi kami. Tahun 2025 lalu ada 200-an rumah, dan dampaknya sangat terasa bagi masyarakat," ujar Gus Fawait.

BACA JUGA:Pemkab Jember Siapkan Wadah Khusus untuk Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa

Ia menegaskan rumah merupakan pondasi utama pembangunan manusia.

Menurutnya, hunian yang layak akan meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas sumber daya manusia.

"Rumah adalah kebutuhan pokok. Sejauh mana pun kita pergi, kita akan pulang ke rumah. Hunian yang layak secara otomatis akan meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas SDM kita," ungkapnya.

BACA JUGA:Tak Ingin Warga Celaka Saat Mudik, Pemkab Jember Kejar Tayang Tambal Jalur Berlubang

Selain itu, Pemkab Jember juga memberikan bantuan pelengkap kepada penerima manfaat.

Bantuan tersebut meliputi paket sembako, perlengkapan dapur, pakaian, hingga tempat tidur.

“Tadi kami juga salurkan bantuan kasur, alat dapur, baju, hingga kue-kue untuk warga sekitar. Kita ingin bantuan ini dirasakan secara menyeluruh," tambahnya.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Capaian 200 unit pada tahun 2025 disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam program RTLH di Jember.

Namun demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan target sebagai bentuk komitmen menghadirkan keadilan sosial.

Berdasarkan hasil monitoring, masyarakat menyampaikan kepuasan terhadap kualitas bangunan yang dinilai kokoh dan sesuai harapan.

BACA JUGA:Kawal Hak Pekerja di 2.800 Perusahaan, Pemkab Jember Pastikan THR Cair Tepat Waktu

"Alhamdulillah, warga menyampaikan bahwa bangunannya bagus, kokoh, dan sesuai dengan apa yang mereka impikan selama ini," kata Gus Fawait.

Untuk mendukung target tersebut, pemerintah melakukan efisiensi anggaran pada sektor yang tidak prioritas.

BACA JUGA:Lawan Kemiskinan dan Banjir, Pemkab Jember Satukan Kekuatan APBD dan Dana MBG Rp4 Triliun

Dana dialihkan ke program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk Kawasan Desa Mandiri Pangan dan Makan Bergizi Gratis.

“Kami memangkas hal-hal yang tidak penting agar anggarannya bisa digunakan untuk membangun desa dan membantu masyarakat secara berkelanjutan," pungkasnya. (Fbr)

Sumber:

Berita Terkait