new idulfitri

Apakah Aman Mengoleskan Odol pada Luka Bakar? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Aman Mengoleskan Odol pada Luka Bakar? Ini Penjelasan Lengkapnya

ilustrasi mengoleskan odol pada luka bakar.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Masyarakat masih sering menggunakan pasta gigi sebagai pertolongan pertama luka bakar untuk mengurangi sensasi terbakar padahal cara tersebut tidak dibenarkan secara medis.

Penggunaan odol dipercaya secara turun-temurun karena efek dingin dan kemampuannya mengurangi rasa perih sesaat setelah dioleskan ke bagian kulit yang terluka.

Namun pasta gigi memiliki kandungan mentol, fluoride, dan bahan kimia lainnya yang justru berpotensi menimbulkan iritasi pada area luka tersebut.

Dalam beberapa kasus penggunaan bahan ini bisa memperparah kondisi serta meningkatkan risiko infeksi karena odol bukanlah bahan yang steril.

Sensasi dingin yang muncul sebenarnya tidak dirancang untuk kulit sehingga justru menahan panas lebih lama di dalam jaringan kulit.

BACA JUGA:Lawan Kelelahan Digital, Ini Tips Ampuh Jaga Kesehatan Mata bagi Pekerja di Depan Layar Laptop

Lapisan pasta gigi akan menghalangi pelepasan suhu panas yang malah membuat luka bakar terasa lebih sakit dan kondisinya semakin parah.

Saat mengalami luka bakar akibat knalpot atau wajan panas segeralah lakukan pertolongan pertama dengan mengaliri bagian luka menggunakan air dingin.


Mini Kidi Wipes.--

Proses mengaliri air ini dilakukan selama 10 hingga 20 menit untuk membantu menurunkan suhu kulit dan mengurangi kerusakan jaringan.

Setelah itu luka bakar sebaiknya ditutup dengan perban atau kain bersih steril guna mencegah terjadinya kontaminasi bakteri dari lingkungan luar.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Penggunaan salep khusus luka bakar sangat dianjurkan sesuai dengan saran medis untuk mempercepat proses pemulihan jaringan kulit yang rusak.

Meskipun kebiasaan ini sudah dipercaya luas masyarakat harus tetap memastikan kebenaran medis demi menjaga kesehatan serta keselamatan diri sendiri.

Sumber: