new idulfitri

Ketua Komisi D DPRD Jatim Berharap Ada Lembaga Bantu Kelola Jembatan Suramadu

Ketua Komisi D DPRD Jatim Berharap Ada Lembaga Bantu Kelola Jembatan Suramadu

Ketua Komisi D DPRD Jatim Berharap Ada Lembaga Bantu Kelola Jembatan Suramadu--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan, pengawasan terhadap objek vital Jembatan Suramadu agar semakin diperkuat. Sehingga jembatan penghubung pulau Jawa dengan Pulau Madura sepanjang 5,4 kilometer tidak hanya sekedar monumental. Namun jembatan yang dibangun 20 Agustus 2003 tersebut, semakin besar potensi bagi rakyat.


Mini Kidi Wipes.--

Abdul Halim ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, menuturkan pascapencurian besi tiang penyangga antikarat Jembatan Suamadu (Surabaya-Madura) menjadi perhatian banyak pihak. Karena itu, politisi Partai Gerindra menginggatkan bersama menjaga aset umum harus dilakukan semua pihak.

“Termasuk keterlibatan masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan terhadap aset negara tersebut,” tutur Abdul Halim 

BACA JUGA:Dampak Pencurian Besi Pelindung Tiang Pancang, Sopir Truk Keluhkan Jembatan Suramadu Tak Stabil


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

DPRD Jawa Timur mengingatkan, bahwa menjaga aset vital seperti Jembatan Suramadu harus melibatkan banyak pihak. Karena itu, semua stakeholder juga memperkuat komunikasi dengan mengandengan keterlibatkan masyarakat.

“Masyarakat harus dilibatkan melakukan pengawasan. Jika akses penghubung rusak maka dampaknya sangat luar biasa,” sebut Abdul Halim.

Anggota DPRD Jatim dari dapil Madura ini, berharap agar masyarakat disisi Jembatan Suramadu untuk bisa ikut mengawasi kondisi jembatan penghubung Kota Surabaya dengan 4 kabupaten di pulau Madura. “Rasa sama saling memiliki akses vital tersebut. Apalagi jembatan Suramadu bisa mempersempit disparitas antar wilayah,” kata Halim.

BACA JUGA:Toyota Innova Seruduk Pohon di Akses Jembatan Suramadu, 2 Luka Berat 5 Luka Ringan

Politisi Jatim asal daerah pilihan Madura ini, mengingatkan jangan sampai ada kekecewaan terhadap penggelolaan Suramadu. Karena itu, dirinya mendorony agar ada badan penganti yang fungsi sama seperti BPWS. Disisi Madura banyak potensial gas, SDA, wisata, tembakau yang harusnya bisa menjadi potensial untuk kesejahteraan. Selama ini, akses Suramadu bisa meringankan transportasi antara warga yang terpisah pulau. Belum akses ekonomi yang asas manfaatnya luar biasa bagi rakyat.

Komisi D akan memprakarsai untuk menjaga jembatan terpanjang di Asia Tenggara. Anggota DPRD Jatim 3 periode ini, meyakini dengan raya saling memiliki dan menjaga objek vital tersebut akan membawa banyak manfaat bagi khalayak umum. Bahwa Suramadu bukan hanya sarana penhubung transportasi, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi di dua sisi. Menguntungkan rakyat bahwa Suramadu sangat bermanfaat bagi kesejahteraan.

"Suramadu bukan hanya jembatan penghubung, tapi akan menuju kesejahteraan ekonomi kerakyatan,” tandasnya.

BACA JUGA:Volume Kendaraan Membludak, Jalur Roda Dua Jembatan Suramadu Dialihkan ke Jalur Cepat

Sumber: