Gelar Muscab, Tujuh Nama Berpotensi Pimpin DPC PKB Jombang
Ketua DPP PKB Daniel Johan memberikan keterangan saat Muscab PKB Jombang.--
JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jombang resmi digelar di Azana Hotel, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Minggu (5/4/2026).
Forum Muscab menghasilkan keputusan terkait arah organisasi dan kepemimpinan DPC PKB Jombang ke depan.
Dipaparkan oleh Ketua DPP PKB, Daniel Johan, forum Muscab telah menerima laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Jombang. Selain itu, forum juga memunculkan sejumlah nama yang akan mengikuti tahapan seleksi calon ketua dewan tanfid.
“Laporan pertanggungjawaban DPC diterima dengan baik. Kemudian muncul sejumlah nama calon ketua yang akan mengikuti proses lanjutan,” paparnya.
BACA JUGA:PDIP Surabaya Resmi Ajukan PAW, Anas Karno Disiapkan Gantikan Adi Sutarwijono
Dikatakan olehnya, pada forum tersebut lima nama awal merupakan hasil pemetaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Nama-nama dimaksud antara lain Hadi Atmaji yang sekarang menjabat sebagai Ketua DPC PKB Jombang sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Anas Burhani Sekretaris DPC PKB Jombang, Walyul Hakim, Kartiyono dan Fauzan yang masing-masing anggota Fraksi PKB Jombang di DPRD Jombang.

Mini Kidi Wipes.--
Selain nama tersebut, peserta Muscab turut mengusulkan dua nama tambahan, yaitu Erna Kuswati dan KH. Salmanuddin Yazid yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Jombang. Dengan demikian, total terdapat tujuh kandidat yang akan mengikuti proses seleksi lanjutan.
Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Subaidi Muchtar, menjelaskan seluruh kandidat akan menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dalam dua tahap. Tahap pertama berupa psikotes yang bekerja sama dengan Lembaga Psikologi Universitas Negeri Malang dijadwalkan berlangsung pada 10-11 April 2026 di Malang.
“Hasil psikotes akan menjadi dasar untuk tahap berikutnya, yakni wawancara oleh DPP. Dari situ akan terlihat kompetensi, kapasitas kepemimpinan, hingga kesiapan para calon,” ungkapnya. Seluruh berkas hasil Muscab langsung dibawa ke DPW di Surabaya dan diteruskan ke DPP pada hari yang sama untuk diproses lebih lanjut.
Selain agenda pemilihan ketua, Muscab juga merumuskan sejumlah strategi organisasi dengan penguatan kaderisasi sebagai fokus utama. Subaidi menegaskan penyusunan program kerja diarahkan untuk menjawab persoalan masyarakat, seperti tantangan yang dihadapi petani, nelayan, dan kesejahteraan santri, serta sinergi dengan Nahdlatul Ulama dalam menjalankan program strategis.
Di tengah dinamika global, partai diharapkan kreatif dan responsif menghadapi tantangan, termasuk potensi krisis pangan, kenaikan harga kebutuhan pokok, dan penurunan daya beli masyarakat. Program menurunkan angka kemiskinan, peningkatan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi prioritas.

Gempur Rokok Ilegal -----
Subaidi menambahkan mekanisme seleksi berbasis UKK bertujuan menghasilkan pemimpin berkualitas dan menghindari pola pemilihan yang berpotensi menimbulkan konflik. “Pendekatan ini berbasis kompetensi dan kapasitas, bukan sekadar popularitas. Kami ingin melahirkan pemimpin yang benar-benar siap,” bebernya.
PKB juga membuka ruang bagi generasi muda dan perempuan dalam struktur kepengurusan, dengan kebijakan minimal 30 persen posisi ketua DPAC diisi oleh perempuan berusia di bawah 35 tahun.
“Selanjutnya, hasil UKK akan menjadi dasar bagi tim formatur untuk menetapkan struktur kepengurusan DPC PKB Jombang periode mendatang,” pungkasnya. (wan)
Sumber:







