Pemerintah Kabupaten Lumajang terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah melalui dukungan penuh terhadap proses pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2025.
BACA JUGA:Polisi Sidoarjo Amankan Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja
Dalam Entry Meeting pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia secara virtual, Bupati Lumajang Indah Amperawati menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah.
Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci utama agar proses audit berjalan efektif dan menghasilkan capaian optimal.

Mini Kidi Wipes.--
"Kami berharap seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif, terbuka, dan sigap dalam menyiapkan data serta dokumen pendukung. Dengan demikian, proses pemeriksaan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan tata kelola keuangan," ujar Indah Amperawati.
Ia menjelaskan ketersediaan data yang akurat dan tepat waktu akan membantu tim pemeriksa dalam melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Selain itu, hal tersebut juga mendorong tersusunnya rekomendasi yang bersifat membangun dan berorientasi pada perbaikan ke depan.
Menurutnya, proses pemeriksaan bukan sekadar tahapan formal, melainkan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Gempur Rokok Ilegal -----
Dengan komunikasi yang baik dan koordinasi yang solid, setiap perangkat daerah diharapkan mampu mendukung proses audit secara optimal tanpa hambatan berarti.
Ia menambahkan keterbukaan dalam penyampaian data merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Dengan dukungan seluruh perangkat daerah, proses pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2025 diharapkan berjalan lancar dan memberikan hasil yang bermanfaat dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang profesional dan terpercaya. (ags)