new idulfitri

Inovasi Pentol Kriwil di Bojonegoro Jadi Strategi UMKM BRI Bertahan saat Ramadan dan Idulfitri

Inovasi Pentol Kriwil di Bojonegoro Jadi Strategi UMKM BRI Bertahan saat Ramadan dan Idulfitri

Bu Yeni menunjukkan pentol kriwil hasil inovasi UMKM kuliner di Bojonegoro.--

BOJONEGORO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pelaku UMKM kuliner Bu Yeni di Ngasem berinovasi membuat pentol kriwil untuk menjaga minat konsumen di tengah penurunan permintaan selama Ramadan dan Idulfitri, Kamis 2 April 2026.

Bulan Ramadan dan Idulfitri menjadi tantangan bagi pelaku UMKM sektor kuliner karena perubahan pola konsumsi masyarakat.


Mini Kidi Wipes.--

Bu Yeni yang menjalankan usaha pentol di kawasan Enderrese, Ngasem tetap berproduksi dengan menghadirkan varian baru.

“Inovasinya di bentuk dan cara buatnya, kalau bahan tetap sama. Biar pembeli tidak bosan,” ungkap Bu Yeni.

BACA JUGA:Tape Ketan Ijo Godong Kloso Buatan Susi Liniswati Laris Manis, UMKM Binaan BRI di Kalitidu Bojonegoro

Pentol kriwil memiliki tekstur berkerut yang memberikan tampilan unik dan sensasi berbeda saat disantap.

Selain itu, ia juga mempertahankan varian lain seperti pentol mekrok dan pentol jumbo untuk menjangkau pasar lebih luas.

BACA JUGA:Lapas Bojonegoro Sabet Penghargaan Inovasi Produk Terbaik di Pameran UMKM Kemenimipas RI

“Satu kali produksi bisa 12 kilogram adonan dan menghasilkan kurang lebih 2.000 butir pentol. Variasi produk membantu menjaga stabilitas penjualan,” ujarnya.

Langkah tersebut mencerminkan ketangguhan pelaku UMKM dalam menghadapi dinamika pasar.

Inovasi sederhana namun tepat sasaran menjadi kunci agar usaha tetap berjalan di tengah perubahan perilaku konsumen.


Gempur Rokok Ilegal -----

Upaya ini sejalan dengan dorongan pemberdayaan UMKM melalui program pendampingan dan pembiayaan dari sektor perbankan.

Dukungan tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dari sisi produksi, inovasi, hingga pemasaran.

UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi nasional sehingga kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting keberlangsungan usaha.

BACA JUGA:Bupati Bojonegoro Dorong Inovasi Pengelolaan Limbah Pangan untuk Tingkatkan Ekonomi dan UMKM Lokal

“Harapan saya, inovasi ini dapat terus menarik minat pasar dan membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas. Saya optimistis dengan kreativitas dan konsistensi menjaga kualitas rasa, usaha dapat terus bertahan dan berkembang,” harapnya.

Kisah Bu Yeni menjadi gambaran bahwa di balik tantangan terdapat peluang bagi UMKM yang mampu membaca kebutuhan pasar dan berani berinovasi. (–)

Sumber: