Bupati Gatut Sunu Buka Rakorwil Dema PTKIN Tulungagung Mahasiswa Didorong Jadi Motor Perubahan
Bupati Gatut Sunu memukul gong saat membuka Rakorwil Dema PTKIN di Tulungagung.--
TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo membuka Rapat Koordinasi Wilayah Dema PTKIN se Jawa–Nusa Tenggara di UIN Sayyid Ali Rahmatullah, diikuti mahasiswa lintas daerah untuk merumuskan arah gerakan strategis, Kamis 2 April 2026.
Kegiatan ini berlangsung di kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan dihadiri mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa hingga Nusa Tenggara.

Mini Kidi Wipes.--
Dalam sambutannya, Gatut Sunu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut.
“Saya apresiasi atas adanya kegiatan ini. Ini jadi forum strategis untuk pergerakan mahasiswa,” ujarnya.
Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi intelektual memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai di tengah perubahan zaman.
BACA JUGA:Pemkab Tulungagung Salurkan 8 Truk Fuso untuk Dorong Ekonomi Koperasi Desa
“Mahasiswa punya peran dalam menjaga nilai-nilai dalam perubahan ini. Kami percaya keberadaan Dema akan mampu jadi wadah aspirasi, motor penggerak perubahan yang konstruktif, inovatif dan semakin baik,” lanjutnya.
Ia juga menyinggung perkembangan UIN Tulungagung sebagai salah satu perguruan tinggi Islam negeri yang terus maju.

Gempur Rokok Ilegal -----
“UIN ini jadi pusat yang menggabungkan nilai spiritual dan intelektual dalam satu kesatuan. Rakorwil ini bisa melahirkan gagasan baru yang strategis dan berdampak nyata untuk masyarakat,” katanya.
Selain itu, Pemkab Tulungagung membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa dalam pembangunan daerah.
BACA JUGA:Pemkab Tulungagung Safari Ramadan di Masjid Besar Al-Ikhlas Karangrejo
“Kami selalu membuka ruang kolaborasi, termasuk mahasiswa. Kami beri ruang untuk diskusi dalam membangun Tulungagung. Mahasiswa harus jadi solusi sekaligus mitra strategis pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Dema PTKIN Jawa–Nusa Tenggara, M. Ikhsanudin, menyampaikan optimisme terhadap peran mahasiswa dalam menyongsong masa depan Indonesia.
“Era keemasan Indonesia akan lahir dari korwil yang kita laksanakan tahun ini,” ujarnya.
BACA JUGA:Pemkab Tulungagung Siapkan Lima Bus Balik Gratis Lebaran Tahun Ini
Ia juga menjelaskan alasan dipilihnya Tulungagung sebagai lokasi Rakorwil karena memiliki nilai historis terkait lahirnya gagasan kebhinekaan.
“Kita lakukan di Tulungagung karena ide Bhineka Tunggal Ika itu lahir di sini. Peserta paling jauh dari Mataram, juga dari DKI Jakarta. Ini jadi gagasan besar bagaimana rancangan dan gerakan mahasiswa akan kita rumuskan bersama,” jelasnya.
Rakorwil ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya ide-ide besar mahasiswa dalam merancang kontribusi nyata menuju Indonesia Emas di masa mendatang. (fir/fai)
Sumber:







