Tuchel Kecewa Fans Inggris Cemooh Ben White Saat Imbang 1-1 Lawan Uruguay
Timnas Inggris hanya bermain imbang 1-1 dengan Uruguay di laga ujicoba.-IG:england.-
MEMORANDUM.DISWAY.ID-Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengaku kecewa dengan sikap sebagian suporter yang mencemooh Ben White saat laga imbang 1-1 melawan Timnas Uruguay pada Jumat lalu.
Meski demikian, Tuchel menilai White harus mampu menerima situasi tersebut dengan sikap profesional.
White tampil kembali membela Inggris setelah absen selama empat tahun. Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69 dan langsung mendapat cemoohan dari sebagian penonton di Stadion Wembley, yang dihadiri lebih dari 80 ribu penonton.
Bek milik Arsenal itu sempat membungkam kritik dengan mencetak gol internasional pertamanya dan membawa Inggris unggul.
Namun, ia kembali mendapat reaksi negatif sebelum melakukan pelanggaran terhadap Federico Viñas di masa tambahan waktu yang berujung penalti.
BACA JUGA:Casemiro Tegaskan Tetap Tinggalkan Manchester United, Meski Tampil Impresif di Akhir Musim

Mini Kidi Wipes.--
Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Federico Valverde untuk menyamakan skor.
White sebelumnya meninggalkan Piala Dunia FIFA 2022 lebih awal karena alasan pribadi.
Saat itu, The Football Association menyebut kepulangannya berkaitan dengan masalah pribadi, meskipun sejumlah laporan media menyebut adanya perbedaan pendapat dengan staf pelatih yang dipimpin Gareth Southgate.
Southgate kemudian mengungkapkan bahwa White sempat menolak panggilan tim nasional berikutnya, sehingga tidak lagi dipanggil hingga Tuchel memberinya kesempatan kembali setelah bek Jarell Quansah mundur dari skuad akibat cedera.
Tuchel mengaku tidak secara langsung mendengar cemoohan tersebut karena fokus memberikan instruksi di pinggir lapangan. Namun, ia menegaskan bahwa dukungan terhadap pemain merupakan hal penting dalam tim.

Gempur Rokok Ilegal -----
"Saya diberi tahu bahwa dia dicemooh. Saya tidak mendengarnya langsung karena sedang fokus pada pergantian pemain. Itu bukan mayoritas suporter, hanya sebagian kecil. Tetap saja, hal tersebut membuat saya kecewa karena kami selalu berusaha melindungi pemain," ujar Tuchel.
Menurut Tuchel, White menunjukkan performa yang baik selama pemusatan latihan dan layak mendapatkan tempat di tim. Ia bahkan hampir mencetak gol kemenangan bagi Inggris.
Meski demikian, Tuchel memahami bahwa tekanan dari suporter merupakan hal yang pernah dialami pemain lain sebelumnya.
Ia berharap situasi tersebut segera berlalu dan White dapat membuka lembaran baru bersama tim nasional. Tuchel menegaskan bahwa staf pelatih akan terus memberikan dukungan penuh kepada pemain tersebut.
Selain insiden cemoohan, pertandingan ini juga diwarnai sejumlah kejadian kontroversial.
Dua pemain Inggris, Noni Madueke dan Phil Foden, harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat cedera.
Madueke terlihat meninggalkan stadion dengan penyangga lutut, sementara Foden mengalami pincang setelah mendapat tekel keras dari Ronald Araújo, yang tidak dianggap pelanggaran oleh wasit.
Kontroversi lainnya melibatkan gelandang Uruguay, Manuel Ugarte, yang sempat diduga menerima dua kartu kuning tanpa berujung kartu merah.
Namun kemudian dikonfirmasi bahwa kartu kuning pertama sebenarnya diberikan kepada bek José María Giménez.
Tuchel juga mengkritik kinerja wasit asal Jerman, Sven Jablonski, yang menurutnya tidak memimpin pertandingan dengan baik.
"Saya rasa performa wasit tidak baik sepanjang pertandingan. Saya juga tidak mengerti mengapa tekel terhadap Foden tidak diperiksa. Penalti yang diberikan di akhir laga menurut saya terlalu ringan, dan ada kebingungan soal kartu kuning yang seharusnya berujung kartu merah," tegas Tuchel.
Sumber:







