Mudik Bikin Panik: Bulan Memilih Jaga Jarak dari Mertua (3)
-Ilustrasi-
PERJALANAN pulang terasa lebih sunyi dari biasanya.
Tidak ada obrolan ringan di mobil. Tidak ada tawa kecil yang biasanya muncul setelah lelahnya perjalanan mudik. Yang ada hanya pikiran masing-masing yang masih tertinggal di rumah yang baru saja mereka tinggalkan.
Bulan menatap keluar jendela. Jalanan yang panjang seperti memberi ruang untuk berpikir dan kali ini, ia tidak ingin lagi menunda.

Mini Kidi Wipes.--
Sesampainya di rumah, Bulan langsung merapikan barang tanpa banyak bicara. Bintang memperhatikannya beberapa saat sebelum akhirnya berkata, “Masih kepikiran?”
Bulan berhenti sebentar, lalu mengangguk kecil. “Iya.”
“Sudah, lupakan saja. Namanya juga orang tua.”
Kalimat itu dulu mungkin cukup. Tapi tidak kali ini.
Bulan menatap suaminya dengan tenang. “Aku tidak bisa terus berpura-pura tidak terjadi apa-apa.”
Bintang terdiam.
“Aku sudah mencoba,” lanjut Bulan. “Aku diam, aku mengalah, aku berusaha jadi menantu yang baik. Tapi kalau setiap kali aku datang aku merasa salah terus, aku juga manusia, Mas.”
Suara Bulan tidak tinggi. Justru itu yang membuatnya terasa lebih berat.
“Jadi kamu maunya apa?” tanya Bintang pelan.
Bulan menarik napas dalam. “Aku tidak ingin memutus hubungan. Tapi aku juga tidak bisa terus seperti ini. Aku butuh jarak.”
Sumber:







