new idulfitri

Jalur Pantura Kota Pasuruan Masih Lumpuh Terendam Banjir

Jalur Pantura Kota Pasuruan Masih Lumpuh Terendam Banjir

Kondisi atus lalu lintas di jalur pantura, tepatnya di Rejoso perbatasan masuk Kota Pasuruan--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Arus balik Lebaran di Jalur Pantura Kota Pasuruan mengalami gangguan serius, pada Rabu 25 Maret 2026 pagi. Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa 24 Maret 2026 sore hingga malam menyebabkan Sungai Petung meluap. Hal ini membuat badan jalan terendam dan memicu kemacetan panjang bagi para pemudik.

Pantauan di lokasi, tepatnya di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan, ketinggian air di jalan raya mencapai 20 hingga 40 sentimeter. Kondisi ini memaksa kendaraan roda dua maupun roda empat mengantre panjang. Tak sedikit pengendara yang harus gigit jari, karena mesin kendaraan mereka mati akibat nekat menerobos genangan.

BACA JUGA:Jalur Tapal Kuda di Beji dan Rejoso Terendam, 11 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Dikepung Banjir


Mini Kidi Wipes.--

Priyo, salah satu pemudik asal Probolinggo yang hendak menuju Surabaya, mengaku perjalanannya terhambat cukup lama. "Airnya cukup tinggi. Jadi harus pelan-pelan. Saya takut mesin mati kalau dipaksa kencang," keluhnya di tengah kemacetan.

Senada dengan Priyo, Samian, pemudik lainnya, memilih untuk menepi di bahu jalan. Ia enggan mengambil risiko setelah motornya sempat tersendat saat mencoba melintasi genangan yang cukup dalam.

BACA JUGA:Solusi Mudik Tenang, Jasa Cat Sitter dan Penitipan Kucing di Surabaya Banjir Order Jelang Lebaran


Gempur Rokok Ilegal -----

Dampak luapan Sungai Petung tidak hanya melumpuhkan urat nadi transportasi, tetapi juga merendam puluhan rumah warga di sekitar bantaran sungai. Di kawasan permukiman, ketinggian air bahkan dilaporkan lebih tinggi, yakni berkisar 30 hingga 50 sentimeter.

Kondisi ini praktis melumpuhkan aktivitas domestik warga. Juariyah, salah satu warga terdampak, mengungkapkan kesedihannya karena banjir datang di tengah suasana Lebaran. "Air masuk sampai ke dalam rumah. Mau masak dan mencuci jadi susah. Harusnya ini waktu buat kumpul keluarga, tapi kami malah sibuk urus banjir," tuturnya.

BACA JUGA:Urai Kemacetan Pasar Pasinan, Jalur Alternatif Polsek Baureno Besutan Satlantas Bojonegoro Banjir Apresiasi

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari kepolisian dan BPBD masih bersiaga di lokasi. 

Selain memantau debit air, petugas fokus melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai penumpukan kendaraan.

Meskipun air dilaporkan mulai berangsur surut, para pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat melintasi titik-titik rawan genangan di sepanjang Jalur Pantura Pasuruan. (kd/mh)

Sumber: