Operasi Modifikasi Cuaca Jatim Dikebut Jelang Lebaran, Sebar 8,8 Ton CaO dan 21 Ton NaCl
Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak meninjau Posko OMC di Baseops Lanudal Juanda.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur terus digenjot menjelang Lebaran. Dalam kurun waktu pelaksanaan terbaru, total bahan semai yang ditebar ke langit Jatim mencapai puluhan ton, sebagai upaya menekan potensi hujan ekstrem.
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung Posko OMC di Baseops Lanudal Juanda. Dalam kunjungan itu, ia menerima laporan detail terkait progres operasi, termasuk jumlah bahan semai yang telah disebarkan.
BACA JUGA:BPBD Jatim Mulai Operasi Modifikasi Cuaca Jelang Lebaran, Hari Pertama Sebar 2,8 Ton Bahan Semai

Mini Kidi Wipes.--
Hingga Kamis, 19 Maret 2026, OMC tercatat telah melakukan 10 kali sortie penerbangan dengan total durasi 19 jam 53 menit. Dari operasi tersebut, tim telah menebarkan sekitar 8.800 kilogram kalsium oksida (CaO) dan 21.000 kilogram natrium klorida (NaCl) ke wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat.
"Ini penting disampaikan kepada masyarakat, bahwa langkah yang dilakukan Pemprov cukup berdampak dalam mengurangi curah hujan sekaligus menekan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," ucap Emil.

Gempur Rokok Ilegal.--
Efektivitas OMC pun mulai terlihat. Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, dalam tiga hari terakhir intensitas hujan di sejumlah wilayah Jawa Timur berhasil ditekan hingga 74 persen, dari kategori sangat lebat menjadi hujan ringan.
BACA JUGA:Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca Selama Mudik 2026
Khusus pada Kamis, operasi dilakukan dalam tiga sortie sekaligus dengan total 3.000 kilogram CaO yang disebar. Wilayah sasaran pun beragam, mulai dari Mojokerto, Jombang, Lamongan bagian selatan, hingga Malang dan Blitar.
Operasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari BPBD Jatim, BMKG Juanda, hingga unsur TNI AL di Lanudal Juanda. OMC akan terus dilanjutkan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih dapat terjadi hingga pasca Lebaran.
Dengan sebaran bahan semai yang masif ini, pemerintah berharap kondisi cuaca selama arus mudik dan balik dapat lebih terkendali, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. (Ain)
Sumber:







