Hari Raya Idulfitri 1447 H

Kejamnya Teknologi, Video Netanyahu Diduga AI

Kejamnya Teknologi, Video Netanyahu Diduga AI

Catatan Redaksi Eko Yudiono.--

JAGAD maya kini dihebohkan kabar tewasnya  Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Ia dikabarkan tewas dalam serangan Iran beberapa hari lalu. 

Namun, tewasnya Netanyahu langsung dibantah. Melalui unggahan di akun X, Bibi-sapaan karibnya asyik ngopi di pinggiran Yerussalem. Dalam video terlihat ia memegang kopi.

Netanyahu sempat meminumnya seteguk, ketika seorang reporter menyebut ia dikabarkan tewas. Lalu, dengan santainya, Netanyahu mengatakan bahwa ia justru akan mati jika tidak ngopi.

Kemunculan bantahan video ini justru memicu kontroversi baru. Nitizen rame-rame mengunggah balik bahwa banyak kejanggalan dalam video tersebut.

Mereka menyebut video Netanyahu ngopi adalah rekaan dari Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasaan buatan. Banyak kejanggalan dalam video ngopi ala Netanyahu itu.

BACA JUGA:MBG Gratis, Gizi Minim dan Janji Manis

Antara lain, kopi tidak berkurang ketika diminum. Juga busa di kopi yang terlihat tidak berubah. Tangan Netanyahu ketika masuk ke saku jaket juga terlihat tidak wajar. 

Sebelum video ngopi, PM Israel juga muncul dan membantah bahwa dia tewas dalam serangan Iran.

Setali tiga uang, nitizen juga rame-rame menyebut jika ada kejanggalan dalam video tersebut. antara lain bendera Israel yang tidak bergerak dan jari Netanyahu yang terlihat ada enam. Hem!

Meski ramai 'dirujak' warganet seluruh dunia, namun tentu saja kita masih menunggu kebenaran tewasnya Netanyahu. Cepat atau lambat kebenaran akan terungkap. Tidak mungkin selamanya ditutupi.

Apalagi menyangkut pemimpin dunia. Perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel bukan saja perang roket, bom, kecanggihan pesawat, drone dll. 

Tapi juga perang kecerdasan. Baik kecerdasan asli manusia yang mengaku dengan perang bisa mendamaikan dunia atau kecerdasan teknologi (AI).

Bisa dibilang, saat ini AI memang cukup 'kejam' karena bisa membuat gambar menjadi hidup begitu juga sebaliknya. Bagi orang awam tentu saja kecerdasan AI ini kerap membuat terkecoh.

Contoh nyata adalah kabar kematian Netanyahu. Dalam kasus ini apakah Netanyahu benar-benar sudah mati atau masih segar bugar? Wallahualam bissawab.

Sumber: