Max Dowman Ukir Sejarah: Bintang Muda 16 Tahun Arsenal Jadi Pencetak Gol Termuda Premier League
Max Dowman (56) jadi pemain termuda di Liga Premier Inggris yang mencetak gol.-IG:arsenal.-
MEMORANDUM.DISWAY.ID-Pemain sayap muda Max Dowman mencatat sejarah baru di Premier League setelah mencetak gol dramatis dalam kemenangan Arsenal 2-0 atas Everton pada Sabtu.
Pemain berusia 16 tahun itu resmi menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Gol spektakuler tersebut tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Dowman menerima bola dari wilayah pertahanan sendiri, melewati dua pemain Everton, lalu berlari dari garis tengah lapangan tanpa hambatan sebelum menuntaskan peluang ke gawang kosong.
Saat itu kiper Everton, Jordan Pickford, sedang berada jauh dari posisinya karena maju membantu serangan saat situasi tendangan sudut.
BACA JUGA:Kapolri Imbau Pemudik di Jawa Timur Manfaatkan Pos Pelayanan dan Keamanan Selama Perjalanan

Mini Kidi Wipes.--
Dengan usia 16 tahun 73 hari, Dowman baru menjalani pertandingan ketiganya di Premier League. Sebelumnya, ia hanya tampil sebagai pemain pengganti pada dua laga di awal musim.
Rekor ini sekaligus memecahkan catatan lama milik James Vaughan yang mencetak gol pada usia 16 tahun 270 hari saat menghadapi Crystal Palace pada 2005.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengaku sangat terkesan dengan performa pemain mudanya tersebut. Menurutnya, momen itu menjadi salah satu pengalaman terbaik yang ia rasakan bersama Arsenal di Stadion Emirates Stadium.
Arteta mengatakan sebelum pertandingan timnya menekankan pentingnya bermain dengan determinasi tinggi serta keyakinan untuk memenangkan setiap duel di lapangan.
Ia menilai kerja keras, kualitas permainan, dan komitmen para pemain tampil luar biasa hingga akhirnya pertandingan berakhir dengan cara yang bahkan tidak terduga.

Gempur Rokok Ilegal.--
Dowman sendiri sebelumnya juga mencatat rekor lain di kompetisi Eropa. Pada November lalu, ia menjadi pemain termuda yang tampil di UEFA Champions League pada usia 15 tahun 308 hari ketika masuk sebagai pemain pengganti saat melawan Slavia Prague.
Meski demikian, Dowman sempat tidak tampil di Premier League sejak September sebelum akhirnya kembali dimainkan pada menit ke-74 dalam laga melawan Everton ketika skor masih imbang tanpa gol.
Arteta mengaku memiliki firasat kuat bahwa momen tersebut adalah kesempatan tepat bagi pemain muda itu untuk bersinar.
Selain mencetak gol bersejarah, Dowman juga berperan penting dalam gol pertama Arsenal.
Ia mengirim umpan silang yang membantu terciptanya gol pembuka oleh Viktor Gyökeres yang memecah kebuntuan satu menit sebelum waktu normal berakhir.
Arteta menilai kehadiran Dowman memberikan energi berbeda di stadion.
Setiap kali pemain muda itu menguasai bola, ia mampu menciptakan ancaman bagi pertahanan lawan dan mengubah jalannya pertandingan.
Menurutnya, performa seperti itu di usia yang sangat muda merupakan sesuatu yang tidak biasa.
Kemenangan tersebut membuat Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen, unggul 10 poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua, meski Arsenal telah memainkan dua pertandingan lebih banyak.
Hasil ini juga semakin mendekatkan klub London tersebut pada peluang meraih gelar Premier League pertama dalam 22 tahun.
Menariknya, Dowman masih berstatus pelajar. Ia baru berusia 14 tahun ketika pertama kali diminta oleh Arteta untuk berlatih bersama tim senior pada Desember tahun lalu.
Sumber:





