Target Rampung Akhir Maret, Wakapolda Jatim Tinjau Progres Pembangunan Tugu dan Museum Marsinah di Nganjuk
Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, melakukan kunjungan kerja ke Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk--
NGANJUK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pembangunan monumen penghormatan bagi pahlawan buruh nasional, Marsinah, di Kabupaten Nganjuk terus dikebut. Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., turun langsung meninjau progres pembangunan Tugu, Museum, serta rumah singgah almarhumah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Selasa 10 Maret 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda Jatim didampingi oleh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni, S.I.K., M.H., M.Han., serta Staf Ahli Kapolri Bidang Ketenagakerjaan yang juga Presiden KSPSI Pusat, Andi Gani Nena Wea, S.H., M.H. Kehadiran rombongan petinggi Polri ini untuk memastikan pengerjaan fisik berjalan sesuai jadwal yang ditargetkan rampung pada akhir Maret 2026.
BACA JUGA:HUT Ke-54 Korpri, Wakapolda Jatim Ajak ASN Teguhkan Komitmen Aparatur Negara

Mini Kidi Wipes.--
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., yang turut mendampingi peninjauan tersebut, menyatakan bahwa proyek ini memiliki nilai historis dan edukatif yang sangat tinggi bagi masyarakat luas, khususnya dalam memahami sejarah perjuangan buruh di Indonesia.
“Polres Nganjuk mendukung penuh pembangunan ini. Selain sebagai bentuk penghormatan tinggi kepada pahlawan nasional Marsinah, museum ini akan menjadi sarana edukasi sekaligus penggerak ekonomi bagi masyarakat di lingkungan sekitar museum,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.
BACA JUGA:Wakapolda Jatim Tinjau Kesiapsiagaan SPKT Polres Ngawi

Gempur Rokok Ilegal.--
Rombongan meninjau secara detail titik-titik pembangunan, mulai dari konstruksi tugu hingga rumah singgah yang nantinya akan dialihfungsikan sebagai pusat informasi sejarah dan dokumentasi perjuangan almarhumah. Pembangunan ini diharapkan tidak hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi juga menjadi ikon baru kebanggaan warga Nganjuk.
Kegiatan peninjauan yang dihadiri pula oleh perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk dan perangkat Desa Nglundo ini berjalan tertib hingga berakhir pukul 17.50 WIB. Keberadaan kompleks Museum Marsinah ini nantinya diharapkan mampu menarik wisatawan sejarah dan menjadi laboratorium pembelajaran bagi aktivis ketenagakerjaan di tingkat nasional maupun internasional.(Isk)
Sumber:




