Surabaya Siapkan PSEL Kedua di Sumberejo untuk Tuntaskan 800 Ton Sampah per Hari
PLTSa Benowo Surabaya yang mengolah sampah menjadi energi listrik.-Arif Alfiansyah-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemkot Surabaya mematangkan rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) kedua di Sumberejo untuk menuntaskan sisa sekitar 800 ton sampah per hari, Minggu 8 Maret 2026.
BACA JUGA:PLTSa Benowo Lolos Uji Emisi, Udara Sekitar Terjaga Bersih
Pengelolaan sampah di Kota Pahlawan terus dimaksimalkan melalui pengembangan teknologi waste to energy.

Mini Kidi Wipes.--
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, mengungkapkan langkah tersebut merupakan respons atas terbitnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.
Regulasi tersebut membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan sampah melalui teknologi insinerator.
Saat ini Surabaya memproduksi sekitar 1.800 ton sampah per hari. Namun fasilitas PSEL Benowo yang sudah beroperasi baru mampu mengolah sekitar 1.000 ton per hari.
“Sesuai arahan Pak Menteri saat kunjungan Jumat (6/3) lalu, masih ada gap sekitar 800 ton sampah per hari yang harus segera ditangani. Karena itu, kami mengusulkan penambahan fasilitas PSEL baru,” terang Dedik.
BACA JUGA:TPS Serahkan Kendaraan Operasional untuk Bank Sampah, Perkuat Implementasi ESG
Berbeda dengan PSEL Benowo, fasilitas kedua ini direncanakan dibangun di kawasan Sumberejo.
Seluruh pembiayaan proyek mulai dari penyusunan feasibility study (FS), pembangunan konstruksi hingga operasional akan ditanggung pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
BACA JUGA:Masalah Sampah Jadi Prioritas Penanganan Kelurahan Pegirian Surabaya
“Dengan skema ini, pemkot sangat diuntungkan. Kita tidak perlu membayar tipping fee seperti di Benowo. Tugas pemkot adalah menyiapkan lahan dan melaksanakan konsultasi publik,” imbuh Dedik.
Sumber:




