selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Penipuan Lowongan Kerja Pilot Jalur VVIP Terbongkar, Sosialita Vianty TJP Ditahan

Penipuan Lowongan Kerja Pilot Jalur VVIP Terbongkar, Sosialita Vianty TJP Ditahan

Sidang kasus penipuan lowongan pilot jalur VVIP di PN Jakarta Pusat.-Istimewa-

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kasus penipuan lowongan kerja pilot melalui jalur VVIP yang merugikan 12 korban hingga Rp 15 miliar menyeret Enni Erviantie Syahrida alias Vianty TJP ke persidangan dan menetapkan EAP sebagai DPO, Selasa, 3 Maret 2026.

BACA JUGA:Konflik Iran-Israel Memanas: Penerbangan Timur Tengah Tertunda, Umrah Ditunda

Perempuan yang dikenal publik sebagai Vianty TJP tersebut diduga menawarkan kelulusan menjadi pilot di salah satu maskapai penerbangan melalui jalur khusus atau VVIP dengan imbalan sejumlah uang.


Mini Kidi Wipes.--

Salah satu korban, Kemas, mengaku keluarganya mengalami kerugian hingga Rp1 miliar demi mewujudkan cita-cita anaknya menjadi pilot.

BACA JUGA:Situasi Timur Tengah Memanas, Penerbangan dari Bandara Juanda Tetap Normal

“Keluarga saya rugi sampai Rp 1 miliar, tapi sampai sekarang anak saya tidak bisa jadi pilot seperti yang dijanjikan. Padahal saya sudah habis-habisan agar anak saya bisa jadi pilot, ternyata malah ditipu,” ungkap Kemas saat dihubungi awal Maret 2026.

BACA JUGA:Eskalasi Konflik Timur Tengah: Imigrasi Soetta Tingkatkan Kesiagaan dan Antisipasi Dampak Penerbangan

Menurutnya, ia berkenalan dengan Erviantie Syahrida alias Vianty TJP sejak 2023 setelah mencari informasi terkait peluang menjadi pilot. Dalam proses tersebut, korban dijanjikan dapat diterima melalui jalur orang dalam dengan membayar Rp 1,15 miliar per orang.

BACA JUGA:Kemenhaj Jatim: Jemaah Umrah Tak Perlu Panik, Penerbangan ke Arab Saudi Masih Aman

Untuk meyakinkan korban, pelaku mengaku memiliki koneksi kuat di sejumlah maskapai dan menjamin kelulusan. Dana kemudian ditransfer sesuai permintaan.

BACA JUGA:Kapolres Kediri Kota Hadiri Penerbangan Perdana Super Air Jet di Bandara Dhoho

“Memang saya dijanjikan bisa lulus lewat jalur orang dalam, katanya kenal orang kuat di maskapai-maskapai. Saya tertarik karena ingin jadi pilot,” imbuhnya.

BACA JUGA:Penerbangan Jember-Halim Dievaluasi Total, Bukan Berhenti: Tingkat Keterisian Capai 83,3 Persen

Sumber: