Ramadan Inklusif, Mahasiswa Tuli Unesa Ikuti Ngaji Bahasa Isyarat di Surabaya
Mahasiswa tuli Unesa mengikuti ngaji bahasa isyarat di Masjid Baitul Makmur Ketintang.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menggelar program ngaji bahasa isyarat khusus mahasiswa tuli selama Ramadan di Masjid Baitul Makmur Unesa Ketintang, Senin 2 Maret 2026.
Program ini telah rutin berjalan dua tahun terakhir dan ditujukan khusus bagi mahasiswa tuli.

Mini Kidi Wipes.--
Kasubdit Pusat Unggulan Iptek Disabilitas, Prof. Budiyanto, mengatakan kelas digelar setiap Senin dan Kamis mulai pukul 15.00 hingga menjelang Maghrib.
"Program ngaji bahasa isyarat ini sudah menjadi agenda tahunan setiap Ramadan, yang berjalan efektif sudah dua tahun terakhir," ujar Prof. Budi.
BACA JUGA:Mahasiswa Asing Unesa Turun Langsung Bagikan Takjil Gratis
Tahun ini, terdapat 27 mahasiswa tuli yang mendaftar. Namun saat pembukaan, jumlah peserta yang hadir berkurang karena hujan.
Materi diawali pengenalan huruf hijaiyah menggunakan bahasa isyarat, kemudian dilanjutkan membaca surat-surat pendek Alquran.
Para mentor berasal dari Komunitas Tuli Unesa (KOTUNESA), termasuk mahasiswa semester akhir pendidikan khusus yang telah mahir bahasa isyarat.

Gempur Rokok Illegal--
"Kalau pengajarnya menguasai bahasa isyarat, penjelasan bisa langsung dipahami teman-teman tuli. Jadi lebih efektif," jelas Prof. Budi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Syaifudin Fitroh menambahkan setiap pertemuan dibagi dua sesi, yakni belajar hijaiyah dan materi dasar keislaman bersama tim UKKI.
"Untuk Ramadan ini total ada tiga minggu pelaksanaan. Kelas dimulai pukul tiga sampai Maghrib, meski tadi sempat molor karena hujan," ungkapnya.
Sebagai informasi, jumlah mahasiswa disabilitas di Unesa mencapai lebih dari 130 orang, terdiri atas Tuli, tunanetra, disabilitas fisik hingga autis.
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen kampus menghadirkan pembelajaran inklusif dan ramah bagi semua. (Ain)
Sumber:




