selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Serangan Israel AS ke Iran Bikin Selat Hormuz Ditutup, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Serangan Israel AS ke Iran Bikin Selat Hormuz Ditutup, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Ilustrasi jalur pelayaran Selat Hormuz yang menjadi rute vital distribusi energi dunia.-Istimewa-

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.IDSelat Hormuz ditutup pasca Iran diserang Israel dan Amerika Serikat sehingga memicu gangguan pasokan energi global dan berpotensi berdampak pada ekonomi Indonesia, Sabtu 28 Februari 2026.

BACA JUGA:Perang AS Iran Belum Kondusif, Ini Daftar Hotline WNI di Timur Tengah

Di tengah situasi yang memanas di kawasan Timur Tengah, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikerahkan untuk menutup Selat Hormuz.


Mini Kidi Wipes.--

“Saat ini dilakukan penutupan Selat Hormuz oleh pasukan IRGC menyusul agresi terhadap Iran,” demikian keterangan Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari kepada media Al-Mayadeen seperti yang dikutip disway.id.

BACA JUGA:Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

Sebelumnya, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan dengan menargetkan sejumlah wilayah di Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan fasilitas dan korban sipil.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan menargetkan infrastruktur militer milik AS di kawasan Timur Tengah.

BACA JUGA:Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Penutupan Selat Hormuz berisiko memicu gangguan besar terhadap pasokan minyak dunia. Bahkan, dalam skenario terburuk, kondisi ini dapat memicu resesi ekonomi global.

Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Jalur ini berada di antara Oman dan Uni Emirat Arab di satu sisi serta Iran di sisi lainnya.

Selat tersebut menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab, sehingga menjadi rute vital distribusi energi global.

BACA JUGA:Eskalasi Konflik Timur Tengah: Imigrasi Soetta Tingkatkan Kesiagaan dan Antisipasi Dampak Penerbangan

Di titik tersempitnya, lebar Selat Hormuz sekitar 33 kilometer, sedangkan jalur pelayaran efektif di masing-masing arah hanya sekitar 3 kilometer, sehingga sangat rentan terhadap gangguan.

Sumber: disway.id