selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Kurma Tunisia, Mesir, dan Madinah Favorit Pembeli di Wisata Sunan Ampel Surabaya

Kurma Tunisia, Mesir, dan Madinah Favorit Pembeli di Wisata Sunan Ampel Surabaya

Aktivitas perdagangan kurma di Wisata Religi Makam Sunan Ampel.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Menjelang dan selama Ramadan 1447 Hijriah, pedagang kurma di kawasan Wisata Religi Makam Sunan Ampel mendatangkan sedikitnya 7 ton kurma impor dari Tunisia, Mesir, dan Madinah untuk memenuhi lonjakan permintaan pembeli, Kamis 26 Februari 2026.

Salah satu pedagang, Ahmadi (32), mengatakan stok tersebut dipersiapkan khusus untuk kebutuhan Ramadan dan masih berpotensi bertambah jika permintaan meningkat hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.


Mini Kidi Wipes.--

“Sejak sebelum Ramadan saya sudah stok sekitar 7 ton untuk memenuhi permintaan pembeli. Biasanya nanti kalau makin ramai bisa tambah lagi,” kata Ahmadi.

Ahmadi menjelaskan, kurma yang dijual didatangkan langsung dari Timur Tengah untuk menjaga kualitas.

BACA JUGA:Kadindik Jatim Bagikan Ribuan Paket Kurma Raja Salman untuk Insan Pendidikan

“Impor langsung karena kita cari kualitas terbaik. Yang paling banyak dicari itu kurma Madinah, Mesir, dan Tunisia,” ungkapnya.

Di lapaknya, harga kurma dijual mulai Rp40 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, tergantung jenis, kualitas, dan cita rasa.

“Harga disesuaikan kualitas dan rasanya,” tambah Ahmadi.


Gempur Rokok Illegal--

Pedagang lainnya, Zaki (19), menuturkan kurma Tunisia menjadi primadona karena rasa legit, tekstur kenyal, biji kecil, serta daging buah tebal.

“Kurma paling laris Tunisia, harganya Rp100 ribu per kilogram. Rasanya manis dan kenyal,” ujarnya.

BACA JUGA:Kurma Stabilkan Energi

Menurut Zaki, aktivitas jual beli di kawasan wisata religi tersebut berlangsung hampir 24 jam selama Ramadan. Meski hujan turun, pedagang tetap membuka lapak karena tingginya minat pembeli.

“Pembeli bukan hanya dari Surabaya, tapi juga dari luar kota banyak yang datang ke sini,” pungkasnya. (rio)

Sumber: