selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Sempat Kejang, Pengamen Asal Blitar Ditemukan Meninggal Dunia di Tepi Jalan Cerme Gresik

Sempat Kejang, Pengamen Asal Blitar Ditemukan Meninggal Dunia di Tepi Jalan Cerme Gresik

Petugas mengevakuasi jenazah pengamen yang ditemukan meninggal dunia di tepi jalan raya Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik.--

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Nasib nahas menimpa seorang pengamen jalanan bernama M. Rofi’udin (21). Pria asal Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar itu ditemukan tak bernyawa di tepi Jalan Raya Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten GRESIK, Rabu 25 Februari 2026.

Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, membenarkan adanya laporan penemuan jenazah tersebut. Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya sesama pengamen, Tulus Ridwan (34), saat hendak membangunkan korban yang tidur di samping Toko Bima Jaya.

BACA JUGA:Pengamen Ditemukan Meninggal Terkunci di Kamar Mandi Masjid Sabilillah Bangkalan


Mini Kidi Wipes.--

"Saat akan dibangunkan, saksi mendapati tubuh korban sudah kaku. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar AKP Taufan, Kamis 26 Februari 2026.

Berdasarkan keterangan rekan-rekan korban, pada malam sebelumnya sekitar pukul 23.30 WIB, korban memang sempat mengalami kejang. Rekan-rekannya sempat membantu korban untuk beristirahat karena mengira korban akan pulih seperti kejadian-kejadian sebelumnya.

BACA JUGA:Waria Pengamen di Jember Curi Uang Kotak Amal Masjid untuk Foya-foya Bersama Pacar

"Selama ini korban memang diketahui memiliki riwayat penyakit kejang yang sering kambuh. Biasanya, setelah kejang, korban akan tertidur dan keesokan harinya kembali beraktivitas seperti biasa," jelas Kapolsek.

AKP Taufan menambahkan, korban telah lima bulan terakhir mengamen di sekitar kawasan rel kereta api Cerme Lor dan kerap tidur di emperan toko atau pinggir jalan bersama rekan-rekannya.


Gempur Rokok Illegal--

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut.

"Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak berwenang," pungkasnya.(rez)

Sumber:

Berita Terkait