selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Cetak Pemimpin Berkarakter, Dindik Jatim Perketat Seleksi Kepala SMAN Taruna

Cetak Pemimpin Berkarakter, Dindik Jatim Perketat Seleksi Kepala SMAN Taruna

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur baru saja menuntaskan misi penting dalam mencari nakhoda baru bagi SMA Negeri Taruna. Bukan sekadar pengisian jabatan rutin, seleksi ini digelar dengan standar tinggi guna memastikan sekolah-sekolah unggulan tersebut dipimpin oleh sosok yang memiliki integritas dan jiwa kepemimpinan baja.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa kualitas kepemimpinan adalah harga mati bagi sekolah berbasis ketarunaan.

BACA JUGA:Wujudkan Jatim Cerdas, Dindik Perkuat Pemerataan dan Inovasi Pendidikan Berdampak


Mini Kidi Wipes.--

"Saya tidak mau asal-asalan memilih calon kepala sekolah untuk menjaga kualitas SMAN Taruna. Karena tidak semua kepala sekolah bisa memimpin sekolah Taruna. Ada beban moral dan tanggung jawab besar karena sekolah Taruna kami siapkan untuk membentuk calon pemimpin bangsa yang berkarakter," tegas Aries, Selasa, 24 Februari 2026.

Perjalanan menuju kursi kepemimpinan ini tidaklah mudah. Dari total 39 pendaftar, proses seleksi berjalan sangat ketat hingga menyisakan 15 kandidat yang berhasil menembus tahap penelusuran akhir pada 18 Februari 2026.

BACA JUGA:Pantau Awal Sekolah di Bulan Ramadan, Kadindik Jatim: Kebersihan Kelas Jadi Kunci Kenyamanan Belajar

Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan pimpinan di dua sekolah yang saat ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt). Yakni, SMAN 5 Taruna Brawijaya dan SMAN 2 Taruna Bhayangkara.

Selain itu, seleksi ini menjadi langkah antisipatif bagi kepala sekolah yang akan memasuki masa pensiun atau habis masa jabatan pada tahun 2027 mendatang.

Aries mengatakan, seleksi dilakukan melalui tiga tahapan, di mulai dari penjaringan dan seleksi administrasi meliputi verifikasi dokumen, rekam jejak, serta prasyarat formal hingga terpilih 15 kandidat.


Gempur Rokok Illegal--

"Tahap berikutnya adalah uji kompetensi melalui presentasi gagasan, wawancara, dan studi kasus kepemimpinan pendidikan yang dinilai oleh dewan pendidikan, akademisi, serta unsur TNI atau Polri," bebernya.

Seleksi dilanjutkan dengan job shadowing atau observasi lapangan di SMAN Taruna Nala Jawa Timur untuk menilai kecocokan kandidat dengan kultur berasrama dan tantangan operasional Sekolah Taruna.

“Untuk observasi lapangan, kami ingin melihat kecocokan para kandidat dengan kultur berasrama atau ketarunaan dan tantangan operasional sekolah Taruna. Pada tahap ini dipantau kinerja, kolaborasi, kemampuan mengambil keputusan, keterampilan berpikir kritis, serta diminta menyusun proyek transformasi kepemimpinan," ujarnya.

Sumber: