SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – UMKM Onde Onde Gheol di Kelurahan Menanggal berhasil menggerakkan perekonomian warga dengan menyerap 10 tenaga kerja dan mengembangkan enam lapak usaha sejak 2022, Jumat 20 Februari 2026.
Keuletan warga Kelurahan Menanggal dalam membangkitkan ekonomi kreatif terlihat dari berkembangnya Onde Onde Gheol yang kini menjadi salah satu ikon pemberdayaan masyarakat setempat.

Mini Kidi Wipes.--
Berlokasi di Cipta Menanggal I Blok 18/B, Surabaya, usaha milik Santi Magraita Sandouw ini tidak sekadar menjalankan bisnis makanan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
Seluruh tim produksi yang berjumlah 10 orang merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi usaha.
Santi mengungkapkan, resep Onde Onde Gheol bermula dari melihat tutorial di platform YouTube yang kemudian dikembangkan sesuai selera hingga menemukan cita rasa khas.
BACA JUGA:Padukan Tradisi dan Religi, SOTR UMM Hadirkan Penari Topeng Malangan di Kampung Polowijen
"Dulu kita coba-coba sendiri. Resep dasarnya dapat dari YouTube, lalu kita inovasikan dan kembangkan sendiri sesuai selera sampai ketemu rasa yang pas," ujar Santi.
Respons positif dari tetangga dan teman mendorongnya menekuni usaha tersebut sejak 2022, dari satu lapak hingga berkembang menjadi enam lapak yang tersebar di Surabaya dan Sidoarjo.

Gempur Rokok Illegal--
Meski sempat mengalami lonjakan penjualan pada awal berdiri, saat ini usaha tersebut masih menghadapi kendala pemasaran digital karena keterbatasan sumber daya manusia yang fokus pada produksi.
Penjualan masih mengandalkan sistem luring, sementara pengelolaan media sosial dan aplikasi ojek daring belum maksimal.
BACA JUGA:Putat Jaya Surabaya Hapus Stigma Lewat Pemberdayaan UMKM dan Kampung Batik
Santi berharap dukungan promosi dapat ditingkatkan agar usaha terus berkembang dan mampu menambah lapak baru pada 2026.
"Harapannya di tahun 2026 ini kami bisa kembali seperti masa kejayaan dulu. Bisa menambah lapak lagi dan penjualan kembali stabil. Kami ingin terus berkembang bersama warga di sini," pungkasnya. (yat)