Barcelona Keok di Kandang Girona, Hansi Flick Enggan Salahkan Wasit
Barca kalah di kandang Girona.-IG:fcbarcelona.-
MEMORANDUM.DISWAY.ID-Pelatih Barcelona, Hansi Flick, melayangkan protes atas dugaan pelanggaran dalam proses terciptanya gol kemenangan Girona.
Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin menjadikan keputusan wasit sebagai kambing hitam setelah timnya kalah 1-2 di Montilivi, Senin waktu setempat.
Gol penentu kemenangan Girona dicetak Fran Beltrán pada menit ke-86. Sebelumnya, Thomas Lemar menyamakan kedudukan setelah Pau Cubarsí sempat membawa Barcelona unggul lebih dulu.
Pihak Barça menilai Claudio Echeverri melakukan pelanggaran terhadap Jules Koundé dalam proses gol tersebut.
Kekalahan ini membuat Barcelona turun ke posisi kedua klasemen LaLiga, tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen baru, Real Madrid.
Saat ditanya apakah gol Beltrán seharusnya dianulir, Flick memilih meredam polemik. Ia mengakui adanya indikasi pelanggaran, tetapi tidak ingin menjadikannya alasan atas hasil buruk tersebut.
“Semua orang melihat situasi sebelum gol kedua. Namun, Girona memang pantas menang. Kami bertahan dengan sangat buruk, terutama saat transisi. Kami terlalu terbuka dan lini tengah tidak berada di posisi yang tepat,” ujar Flick seperti dilansir ESPN.
Menurutnya, mengeluhkan keputusan wasit justru terkesan mencari pembenaran. Ia menilai performa timnya memang belum berada di level terbaik.
BACA JUGA:Man City Melenggang ke Babak Kelima Piala FA, Tundukkan Salford 2-0 Tanpa Banyak Gaya

Mini Kidi--
“Pelanggaran itu terlihat jelas, tetapi itulah sepak bola. Jika kami bermain bagus, mungkin saya akan lebih banyak membicarakannya. Namun, kenyataannya kami tidak tampil baik. Kami harus meningkatkan permainan dan kembali ke level yang seharusnya,” tegasnya.
Beberapa hari sebelumnya, Barcelona telah mengajukan keluhan resmi kepada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan Komite Perwasitan (CTA) terkait standar kepemimpinan wasit yang dinilai tidak konsisten. Langkah itu dipicu oleh gol Cubarsí yang dianulir saat menghadapi Atlético Madrid pada laga sebelumnya.
Meski begitu, Flick tetap enggan menyudutkan perangkat pertandingan. Ia bahkan menyindir bahwa performa timnya setara dengan kualitas laga yang dipimpin wasit.
“Tidak ada keluhan dan tidak ada alasan. Mereka menjalankan tugasnya. Terkadang tidak sempurna, tetapi levelnya mungkin sama dengan level permainan kami saat ini,” katanya.
Hasil negatif dari Girona menambah rentetan pekan sulit Barcelona. Sebelumnya, mereka juga kalah telak 0-4 dari Atlético Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey.
Di Montilivi, Barcelona sempat memimpin melalui sundulan Pau Cubarsí pada awal babak kedua, setelah Lamine Yamal gagal mengeksekusi penalti jelang turun minum.
Namun, Girona bangkit dan tampil lebih agresif. Thomas Lemar menyamakan kedudukan tak lama setelah gol pembuka, sebelum Fran Beltrán—rekrutan Januari—memastikan kemenangan tuan rumah di penghujung laga.
Sumber:



