Dubes Uzbekistan Kunjungi Grahadi, Bahas Kerja Sama Jatim dan Samarkand
Dubes Uzbekistan Oybek Eshonov disambut Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Grahadi.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Duta Besar Republik Uzbekistan untuk Indonesia, Oybek Eshonov, mengunjungi Gedung Negara Grahadi dan bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk membahas peluang kerja sama antara Jawa Timur dan Samarkand, Kamis 12 Februari 2026.
Oybek menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam kunjungan keduanya ke Jatim sekaligus kunjungan pertamanya ke luar Jakarta sejak menjabat sebagai duta besar.

Mini Kidi--
"Terima kasih kepada Ibu Gubernur dan tim yang sudah menerima kami. Saya merasa punya hubungan spiritual dengan Jawa Timur," kata Oybek.
Oybek juga mengungkapkan rencana kunjungan Gubernur Samarkand ke Jawa Timur pada April 2026 guna memperkuat hubungan kedua daerah.
BACA JUGA:Pemprov Jatim Bantah Isu Khofifah Terima Fee 30 Persen Dana Pokir
"Nanti bulan April, Gubernur Samarkand akan datang ke Jawa Timur. Beliau juga menyampaikan salam hormat untuk Ibu Gubernur," tandasnya.
Sementara itu, Khofifah menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan Pemprov Jatim masih berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan terkait proses administrasi.
"Kami sedang berproses. Kalau sudah selesai, protokol kerja sama bisa ditandatangani," ucap Khofifah.
BACA JUGA:Khofifah Terima Dubes Swedia, Bahas Peluang Investasi dan Pengembangan Transportasi Modern
Khofifah menargetkan penandatanganan kerja sama dapat dilakukan saat kunjungan Gubernur Samarkand pada 4–7 April 2026 sebelum dilanjutkan dengan persetujuan DPRD dan penandatanganan nota kesepahaman.
Khofifah juga menyinggung kedekatan historis dan spiritual antara Jawa Timur dan Samarkand, termasuk tradisi ziarah warga Jatim ke makam Imam Bukhari di Samarkand serta jejak sejarah Maulana Malik Ibrahim yang diyakini berasal dari wilayah tersebut.
"Secara budaya dan keagamaan, hubungan Indonesia dan Uzbekistan sudah cukup dekat. Ke depan, kami ingin memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan ekonomi," pungkas Khofifah. (Ain)
Sumber:




