Laporan Begal di Depan RSIA Merr Surabaya Dinilai Janggal
Lokasi dugaan pembegalan di depan RSIA Jalan Ir Soekarno Merr.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Laporan dugaan pembegalan di depan RSIA Jalan Ir Soekarno (Merr), Mulyorejo, tidak terbukti setelah penyelidikan Polsek Mulyorejo dan pengecekan CCTV tidak menemukan adanya peristiwa perampasan, Rabu 11 Februari 2026.
Korban, Krisna Putra Ramadhan, warga Taman Puspa Anggaswangi, Sidoarjo, sebelumnya melaporkan dirinya dibegal enam orang bersenjata celurit yang mengendarai tiga sepeda motor.

Mini Kidi--
Dalam laporannya, sepeda motor Honda Vario 125 tahun 2013 warna merah nopol L 5668 ST dirampas, termasuk dompet berisi uang Rp150 ribu serta STNK.
“Habis McD Kenjeran ada RSIA, langsung dipotong saya. Mereka ngeluarin sajam, dikalungin ke leher saya. Tas saya dibuka, uang di dompet diambil, STNK juga diambil, dan motor saya dibawa arah Kenpark dan Kenjeran,” ujarnya kepada wartawan, Selasa 10 Februari 2026.
Krisna menyebut pelaku mengendarai Scoopy putih, PCX hitam, dan Mio J merah, serta berbagi peran saat beraksi yang berlangsung sekitar dua menit.
BACA JUGA:Tembak Mati Raja Begal Belasan TKP, Polisi Kini Buru Pelaku Lain
Namun Kapolsek Mulyorejo AKP Desy Ratnasih Dewanti menyatakan hasil pengecekan rekaman CCTV di sekitar traffic light Jalan Ir Soekarno tidak menunjukkan adanya aksi pembegalan.
“Dari rekaman CCTV yang ada, hanya korban sendirian dan sudah tidak mengendarai motor,” jelas Desy saat dikonfirmasi Memorandum, Rabu 11 Februari 2026.
Selain itu, pada waktu yang disebutkan dalam laporan, mobil patroli Polsek Mulyorejo siaga sekitar 50 meter dari lokasi dan tidak melihat adanya rombongan pengendara yang diduga pelaku.
BACA JUGA:Sepak Terjang Agus Sulaiman Fadeli, Sang Raja Begal Pembacok Aiptu Susanto
Anggota Reskrim juga menelusuri rekaman CCTV dalam rentang waktu pukul 22.30 hingga 24.00, namun tidak ditemukan adanya aksi kejahatan sebagaimana dilaporkan.
Menurut Desy, terdapat kejanggalan lain karena telepon genggam milik korban tidak dirampas.
“Kalau semua dirampas, tapi HP tidak diambil, ini yang menjadi pertanyaan dan tidak masuk akal,” tegasnya.
BACA JUGA:CCTV Kurang Jelas, Polisi Kesulitan Ungkap Pembegalan di Jalan Karah Surabaya
Penyidik berencana memanggil kembali korban untuk klarifikasi dan mencocokkan keterangan dengan hasil penyelidikan, namun hingga Rabu siang korban belum memenuhi panggilan.
“Tidak ada kejadian,” tandas Desy.
BACA JUGA:Empat Warga Dibegal Puluhan Pesilat di Surabaya, 2 Motor Raib dan 1 Dibacok
Terpisah, Teguh, sekuriti RSIA Merr, mengatakan petugas keamanan yang berjaga juga tidak mengetahui adanya pembegalan di sekitar lokasi.
“Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya juga sempat datang menanyakan kejadian itu. Sekuriti yang jaga juga tidak tahu ada pembegalan,” ujarnya. (rio)
Sumber:




