Pasar Murah Disperindag–Bulog Digelar di Tiga Kecamatan, Tekan Lonjakan Harga Jelang Ramadan
Kepala Perum Bulog Cabang Mojokerto M. Husin didampingi Kepala Disperindag Kab Mojokerto, Noerhono saat meninjau pasar murah di Kemlagi--
MOJOKERTO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan 1447 H/2026, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Mojokerto menggelar pasar murah di halaman Kantor Kecamatan Kemlagi, Selasa 11 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang bulan suci hingga Lebaran mendatang.
BACA JUGA:Jaga Harga Pangan Jelang Ramadan, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Tambak Wedi Surabaya

Mini Kidi--
Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Noerhono mengatakan, pasar murah tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan yang akan digelar di tiga kecamatan. Selain di Kecamatan Kemlagi, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di Kecamatan Sooko dan Kecamatan Puri.
“Untuk hari ini pembukaan di Kantor Kecamatan Kemlagi. Selanjutnya Sabtu 14 Februari 2026 di Balai Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko pukul 13.00 WIB, dan Senin 16 Februari 2026 di Balai Desa Medali, Kecamatan Puri,” terang Noerhono.
BACA JUGA:Operasi Pasar Murah 2026, Bupati Bojonegoro Buka Kegiatan Perdana di Desa Tanjungharjo Kapas
Menurutnya, program Pasar Murah ini digelar sebagai upaya antisipasi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri. Dengan adanya intervensi pasar melalui operasi pasar murah, diharapkan harga tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga.
Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Di kios-kios tenda yang disediakan, masyarakat dapat membeli beras SPHP seharga Rp57.500 per kemasan, minyak goreng merek Kita Rp30.000 per 2 liter, bawang merah Rp13.000, bawang putih Rp13.000, cabai rawit Rp18.000 per setengah kilogram, serta telur ayam Rp25.000 per kilogram.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat, terutama di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan.
BACA JUGA:Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin memastikan ketersediaan stok beras menjelang Ramadan dalam kondisi aman dan mencukupi.
Menurutnya, Bulog akan terus menggencarkan penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan 2026.
“Stok beras aman. Kami pastikan kebutuhan masyarakat selama Ramadan tercukupi. Melalui program SPHP dan GPM, kami ingin menjaga agar harga beras tetap stabil dan terjangkau di tingkat konsumen,” tegas Husin.
Sumber:




