selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Jemaah umrah Bakkah Travel Menelusuri Jejak Dakwah Rasulullah di Kota Taif

Jemaah umrah Bakkah Travel Menelusuri Jejak Dakwah Rasulullah di Kota Taif

Jemaah umrah Bakkah Travel berziarah di Makam Ibnu Abbas di Kota Taif.--

MAKKAH, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Jemaah umrah Bakkah Travel melakukan perjalanan religi ke Kota Taif untuk menelusuri jejak dakwah Rasulullah Muhammad SAW sekaligus berziarah ke Makam Ibnu Abbas, Senin 9 Februari 2026.

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari napak tilas spiritual yang memberi pemahaman mendalam tentang perjuangan dakwah Rasulullah di luar Kota Makkah.


Mini Kidi--

Dalam kunjungan itu, rombongan melakukan tawasul di Makam Abdullah bin Abbas, sepupu Rasulullah yang dikenal sebagai ulama besar dan dijuluki Tarjuman Alquran.

Ustaz Yulkarnaen selaku pembimbing jemaah menjelaskan bahwa Ibnu Abbas merupakan sosok sahabat Nabi yang memiliki kedalaman ilmu dan penguasaan berbagai disiplin keilmuan.

BACA JUGA:Umrah Kedua Jemaah Bakkah Travel, Tunaikan Nazar untuk Keluarga Tercinta

“Beliau bukan hanya ahli tafsir dan hadis, tetapi juga menguasai tujuh bahasa sehingga menjadi rujukan utama para ulama,” jelasnya.

Selain berziarah, sebanyak 40 jemaah juga mengunjungi Perpustakaan Ibnu Abbas yang menyimpan ribuan koleksi literatur Islam dari berbagai negara.

“Tersimpan buku-buku karya Ibnu Abbas sendiri serta referensi dari berbagai penjuru dunia,” tambah Ustaz Zul.

BACA JUGA:Pertebal Ketakwaan, Jemaah Umrah Bakkah Travel Napak Tilas Jejak Perjuangan Nabi di Makkah

Sementara itu, rombongan juga diajak mengenang peristiwa berat yang dialami Rasulullah saat berdakwah di Kota Taif, wilayah yang dikenal berhawa sejuk dan subur.

Ustaz Bajuri mengisahkan bagaimana Rasulullah mengalami penolakan keras, hinaan, hingga perlakuan kekerasan dari penduduk Taif saat menyampaikan dakwah.

BACA JUGA:Menapaki Situs Sejarah di Tanah Suci, City Tour Hari Ke-7 Jemaah Bakkah Travel

“Rasulullah bahkan dilempari batu hingga terluka, namun tetap menunjukkan kesabaran luar biasa,” tuturnya.

Ustaz Bajuri menambahkan, Rasulullah menolak tawaran Malaikat Jibril untuk membalas penduduk Taif dan justru mendoakan agar keturunan mereka kelak menjadi orang-orang beriman.

“Itulah keteladanan Rasulullah dalam kasih sayang dan kelapangan hati,” pungkasnya. (day/mtr)

Sumber: