Laka Lantas Truk Fuso, Polsek Tanah Merah Sigap Urai Kemacetan Jalan Nasional
Personel Polsek Tanah Merah ketika berjikaku mengurai kemaacetan arus lalu-lintas saat truk fuso ukuran jumbo alami laka-latntas tunggal.--
BANGKALAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Meyikapi laka lantas tunggal yang dialami Truk Fuso di ruas jalan nasional, Kecamatan Tanah Merah, Polsek setempat segera sigap turun ke lapangan. Sedikitnya 5 personel Polsek gercep (gerak cepat) mengamankan situasi.
“ Problem ini harus sesepatnya kami antisipasi,” ujar Kapolsek Tanah Merah, AKP Suyitno, SH MH, Senin, 9 Februari 2026.
Sebab ruas jalan nasional di Kecamatan Tanah Merah, merupakan jalan poros penghubung Kabupaten Bangkalan dengan 3 kabupaten lainnya di Madura. Yakni Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep.

Mini Kidi--
Di sisi lain, tepat di tepi jalan raya Tanah Merah, juga bercokol pasar tradisional dan pasar hewan terbesar di Pulau Madura. Terutama ternak sapi potong, kambing dan ragam jenis unggas piaraan warga.
Jika hari pasaran setiap hari Sabtu tiba, ruas jalan nasional di Kecamatan Tanah Merah, terutama di Desa Petrah yang bersisiaan dengan Kantor Mapolsek, kaprah menjadi basis kemacetan skala besar arus lalu-lintas.
Baik dari arah Kota Bangkalan di sisi Barat, maupun dari arah Timur Kabupaten Sampang, kadang sikon kemacetan berderet panjang hingga 2 s/d 3 km. Itu sebabnya, evakuasi truk fuso yang mengalami laka lantas tunggal, dan sempat teronggok selama 4 hari di pekarangan rumah salah satu warga, harus tuntas dievakuasi hari Jumat 6 Ferbruari . “ Atau sehari sebelum hari pasaran tiba,” tandas Kapolsek.
Jika tidak, problem kemacetan di ruas jalan nasional Tanah Merah, akan berderet jauh lebih panjang dari probblematika yang kaprah terjadi setiap kali hari pasaran tiba, yakni Sabtu (7/2) pagi.
Syukurlah, truk fuso yang selip di ruas jalan nasional, kemudian neyelonong masuk ke pekarangan rumah salah warga, dengan susah payah akhirnya berhasil dievakuasi setelah mendatangkan dua unit mobil derek ber-crane.
“Sebelum di evakuasi, truk itu sudah 4 hari nyungsep di pekarangan salah satu warga. Truk fuso itu tak mungkin dievakuasi dengan cara ditarik oleh truk biasa. Sebab bodinya sangat gede,” jela AKP Suyitno.
BACA JUGA:Cegah Laka Lantas di Sidoarjo, Polisi Tambal Jalan Berlubang
Proses evakuasi mulai dilakukan pagi hari. Itu tidak mudah. Sebaliknya bergulir a lot. Sebab 2 unit mobil derek ber-crane yang didatangkan harus masuk ke pekarangan rumah, agar truk fuso ukuran jumbo itu bisa dialihkan ke jalan raya. Evakuasi baru tuntas sekitar pukul 13.00 siang.
Sumber:







