BRUDIFA Brunei Darussalam Kunjungi Situbondo, Jajaki Kerja Sama dan Promosikan Potensi Daerah

BRUDIFA Brunei Darussalam Kunjungi Situbondo, Jajaki Kerja Sama dan Promosikan Potensi Daerah

Rombongan BRUDIFA Brunei Darussalam memetik buah alpukat di kebun SGF Kotakan Situbondo.--

SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Rombongan Brunei Darussalam Indonesia Friendship Association (BRUDIFA) mengunjungi sejumlah lokasi agrowisata dan industri olahan di Situbondo guna menjajaki kerja sama dan mempromosikan potensi daerah, Sabtu 7 Februari 2026.


Mini Kidi--

 

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Kunjung Hormat sekaligus Sekretaris BRUDIFA, Haji Muhammad Hafiy Bin Abdullah Fung.

Lawatan ini merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, ke Brunei Darussalam pada Oktober 2025 lalu.

BACA JUGA:Hendak Melaut Seorang Nelayan Situbondo Tewas Tersambar Petir

Sebanyak 27 anggota rombongan BRUDIFA memetik langsung buah alpukat di kebun SGF Desa Kotakan serta menikmati panorama alam di Taman Nasional Baluran Situbondo.

Rombongan juga berkunjung ke PT Dapur Sehati di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, yang memproduksi berbagai makanan olahan berbahan dasar ikan segar.

Bahkan, rombongan membeli buah alpukat hasil kebun SGF serta memborong berbagai produk olahan PT Dapur Sehati.

BACA JUGA:Pemulihan Pascabanjir Situbondo Butuh Anggaran Rp160 Miliar, Sekolah Jadi Prioritas

Haji Muhammad Hafiy Bin Abdullah Fung mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan mempelajari potensi daerah sekaligus mencari peluang kerja sama dengan masyarakat Situbondo.

“Kita juga mempelajari bagaimana peladang-peladang di sini, sambil belajar, supaya kami nanti juga dapat membuat seperti ini di negara Brunei Darussalam,” katanya.

BACA JUGA:Proyek Jalan Aspal Desa Kandang Situbondo Senilai Rp121 Juta Disoal Warga

Ia menambahkan, saat Bupati Situbondo berkunjung ke Brunei Darussalam, pihaknya diingatkan untuk menyempatkan diri berkunjung ke Situbondo ketika berada di Surabaya.

“Kami belum tahu tentang Situbondo, dan ternyata Situbondo indah dan menyenangkan. Kami baru tahu banyak potensi di sini. Kunjungan ke kebun alpukat pagi ini sangat berkesan karena bisa memetik buah langsung dari pohonnya,” ujarnya.

BACA JUGA:Keroyok Perawat di Puskesmas, Ibu dan Anak di Situbondo Masuk Penjara

Sementara itu, Owner kebun alpukat SGF Kotakan, Hermanto, mengatakan kunjungan delegasi BRUDIFA membawa dampak positif bagi pengembangan SGF.

“Alhamdulillah dengan dikunjungi dari Brunei Darussalam, semoga SGF ke depannya semakin maju,” kata Hermanto.

Hermanto menjelaskan, SGF berencana mengembangkan tanaman durian musang king, bawor, dan durian hitam selain alpukat.

BACA JUGA:Motor Mahasiswa Situbondo Jadi Sasaran Komplotan Begal Sadis, Bacok Korban Rampas Motor

“Untuk durian sudah ditanam hampir 100 pohon, untuk berbuahnya kemungkinan pada 2029,” jelasnya.

Hermanto juga mengajak masyarakat membudidayakan alpukat di Situbondo.

“SGF ini satu-satunya yang akan membuktikan bahwa alpukat dan durian di Situbondo bisa berbuah,” katanya.

SGF sendiri telah berjalan selama 2,5 tahun dan sudah melakukan empat kali panen dengan konsep agrowisata petik buah langsung dari pohonnya dengan harga setara pasar.

Sumber: