Eks Hi-Tech Mal Surabaya Direvitalisasi Jadi Pusat Sains dan Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Surabaya Direvitalisasi Jadi Pusat Sains dan Kreativitas Anak Muda

Kondisi interior gedung eks Hi-Tech Mal di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kota Surabaya merevitalisasi gedung eks Hi-Tech Mal di kawasan Taman Hiburan Rakyat menjadi Science, Creative, and Technology Hub sebagai pusat pengembangan kreativitas anak muda, Kamis 5 Februari 2026.

Revitalisasi gedung legendaris di Jalan Kusuma Bangsa tersebut saat ini terus dikebut dengan fokus awal pada perbaikan area basement dan lantai dasar.


Mini Kidi--

Fasad bangunan yang sebelumnya tampak kusam mulai dibenahi secara menyeluruh, termasuk penguatan struktur pilar untuk memastikan keamanan dan ketahanan gedung.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya Iman Kristian mengatakan, revitalisasi ini bertujuan menghidupkan kembali kawasan THR sebagai ruang produktif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.

BACA JUGA:Gelar Pelatihan Tukang Bersertifikat, Pemkot Sasar 1.784 Tenaga Kerja Lokal

“Pak Wali juga rutin turun langsung memantau. Kami ingin kawasan ini diaktifkan kembali untuk anak-anak muda. Kolaborasi lintas OPD dan berbagai komunitas terus kami bangun,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya menggandeng berbagai mitra strategis, mulai dari Universitas Ciputra melalui Apple University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang didukung Microsoft, hingga Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk pengembangan riset.

BACA JUGA:Pemkot Surabaya Lanjutkan Overlay Jalan Kurangi Genangan Saat Musim Hujan

Selain itu, sejumlah ekosistem kreatif direncanakan berpindah ke gedung tersebut, di antaranya KORIDOR Coworking Space dari Gedung Siola dan Rumah Bahasa dari Balai Pemuda.

“Beberapa organisasi seperti Cak dan Ning, KONI, serta Karang Taruna juga akan berkantor di sini. Harapannya gedung ini menjadi pusat pengembangan diri bagi warga Surabaya,” tambah Iman.

Gedung lima lantai tersebut akan memiliki fungsi beragam. Area basement direncanakan menjadi toko modern, food court, dan multifunction hall.

BACA JUGA:Wajah Baru Protokol Surabaya, Reklame Menjamur di Median Jalan, Inovasi Pemkot Genjot PAD

Lantai dasar tetap mempertahankan identitas sebagai pusat teknologi informasi dengan konsep lebih modern, sementara lantai satu dan dua akan difungsikan sebagai studio musik dan pusat industri kreatif.

Lantai tiga disiapkan sebagai immersive space berupa ruang audio visual interaktif untuk pameran seni digital, dilengkapi fasilitas hiburan seperti biliar, paddle, dan teater bagi sineas lokal.

BACA JUGA:Optimalkan Aset Daerah, Pemkot dan DPRD Surabaya Sahkan Perubahan Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah

Pemkot Surabaya menargetkan aktivitas tahap awal di basement, lantai dasar, dan lantai tiga dapat mulai berjalan pada Mei 2026.

“Revitalisasi dilakukan bertahap karena bangunan sudah lama tidak digunakan. Kami targetkan tahap awal bisa aktif pada Mei,” tegasnya.

BACA JUGA:Optimalkan Ruang Publik, Pemkot SurabayaTetapkan 14 Titik Panggung Seni

Sementara itu, aktivitas di kawasan sekitar juga mulai hidup dengan beroperasinya Surabaya Expo Center sebagai area konser, serta rencana pengembangan lapangan mini soccer di area bekas kolam renang. (alf)

Sumber:

Berita Terkait