selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

PLN Indonesia Power UBP Grati Perkuat Eco Agropreneur Lewat Pelatihan Pupuk Organik

PLN Indonesia Power UBP Grati Perkuat Eco Agropreneur Lewat Pelatihan Pupuk Organik

Pemaparan materi oleh narasumber dalam pelatihan pupuk organik dan eco enzyme .--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – PT PLN Indonesia Power UBP Grati menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik dan eco enzyme bagi kelompok binaan di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kamis 29 Januari 2026.

Pelatihan berlangsung selama dua hari hingga Jumat 30 Januari 2026 dan diikuti lebih dari 60 peserta dari dua kelompok binaan, yakni Sumber Makmur Abadi (SUMADI) dan LPHD Arjuno Lestari.


Mini Kidi--

Dalam kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Grati bekerja sama dengan P4S Tani Makmur Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, sebagai narasumber utama pelatihan.

Materi yang diberikan meliputi teknik pembuatan pupuk organik dan eco enzyme, pemilihan bahan baku, proses fermentasi, hingga penerapannya pada lahan pertanian.

BACA JUGA:Geruduk Kantor DPC PDIP Pasuruan, Kader Protes Penjaringan Ketua PAC Dinilai Main Mata

Manager Administrasi PT PLN Indonesia Power UBP Grati, Haryo Penangsang, menyampaikan pelatihan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap kemampuan dan wawasan peserta dalam bertani organik semakin meningkat, sehingga mampu menghasilkan produk pangan yang sehat serta menjaga keseimbangan lingkungan,” ujarnya, Kamis 5 Februari 2026.

Ketua P4S Tani Makmur, Damianto, menjelaskan secara langsung tahapan pembuatan pupuk organik dan eco enzyme serta berbagi pengalaman praktik pertanian organik yang efektif.

Salah satu keunikan pelatihan ini adalah pemanfaatan tepung kerang sebagai campuran bahan pupuk yang berasal dari limbah non-B3 di sekitar area unit.

BACA JUGA:Satlantas Polres Pasuruan Gelar Ramp Check, Tiga Jeep Bromo Dilarang Jalan

Bahan tersebut diolah bersama bahan organik lain seperti air kelapa, air cucian beras, air sisa pembuatan tempe, molase, pucuk daun, bawang merah, dan bawang putih.

Kegiatan ditutup dengan sesi praktik, di mana peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk memproduksi pupuk organik dan eco enzyme secara langsung sebagai bagian penguatan ekosistem pertanian hijau berbasis potensi lokal. (mh)

 

Keyword Panjang

 

Caption Foto
Caption: 

Sumber: