Tak Sekadar Berkompetisi, Aurelia Fiona Widodo Memilih Berbagi Lewat Aksi Sosial
Potret Aurelia Fiona Widodo, Puteri Indonesia Jawa Timur 2026, meski sibuk, ia tetap aktif berbagi dalam kegiatan sosial. --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Di balik tinggi semampai 170 sentimeter dan senyum manis percaya diri, Aurelia Fiona Widodo menyimpan perjalanan panjang tentang kegigihan, pembelajaran, dan semangat berbagi.
Perempuan 22 tahun asal Kota Malang ini bukan sekadar sosok berprestasi di panggung kompetisi, tetapi juga figur muda yang memaksimalkan potensi diri untuk memberi manfaat bagi orang lain.
BACA JUGA:Fortnite Gandeng Honkai: Star Rail, Hadirkan Nuansa Sci-Fi di Mode Battle Royale

Mini Kidi--
Lulusan Sarjana Bioteknologi Universitas Negeri Malang ini memulai langkahnya dari kegagalan. Tiga kali mengikuti kompetisi tingkat kota menjadi pengalaman awal yang membentuk mentalnya.
Pada kesempatan kedua ia berhasil keluar sebagai pemenang, lalu melangkah lebih jauh sebagai finalis Duta Wisata Kangyu Malang. Dari titik itulah, kepercayaan dirinya perlahan terbangun.
BACA JUGA:Obati Rindu Kampung Halaman, Restoran Jawa di Madinah Jadi Magnet Jemaah Jatim
Perjalanan Aurelia berlanjut ke ajang yang lebih besar. Di akhir 2023, ia mencoba peruntungan di Puteri Indonesia Jawa Timur dan berhasil meraih posisi Runner Up I. Selama satu tahun bertugas, ia mendapatkan banyak pengalaman berharga, mulai dari pengembangan diri hingga interaksi sosial yang memperkaya perspektif hidupnya.
Tak puas sampai di sana, Aurelia kembali mengikuti Puteri Indonesia Jatim pada akhir 2025 dan kembali bertahan di posisi Runner Up I, membuktikan konsistensi dan ketangguhannya.
BACA JUGA:Menjemput Keberkahan, Dua Karyawan Memorandum Tekuni Ibadah di Masjid Nabawi
Berikut prestasi yang telah diraih Aurelia:
Kakang Mbakyu Kota Malang 2022, Runner Up I Puteri Indonesia Jawa Timur 2024 Runner Up I Puteri Indonesia Jawa Timur 2026
Di luar gemerlap panggung, keseharian Aurelia diisi dengan kerja nyata. Sejak masih kuliah hingga kini, ia aktif menjalankan usaha keluarga di bidang kuliner, sekaligus menekuni profesi sebagai freelance model. Namun, yang lebih condong di hatinya adalah kegiatan advokasi sosial.
BACA JUGA:Teror Ghostface Berlanjut, 'Scream 7' Siap Cetak Sejarah di Layar Lebar
Sumber:
