Petugas DPKP Surabaya Tangkap 30 Biawak dari Rumah Warga

Petugas DPKP Surabaya Tangkap 30 Biawak dari Rumah Warga

Petugas menunjukkan tangkapan nyambek dari rumah warga. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kemunculan hewan biawak di permukiman warga Surabaya meningkat signifikan selama musim hujan pada Januari 2026. Dalam kurun waktu satu bulan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mencatat telah mengevakuasi sebanyak 30 ekor biawak atau nyambek dari rumah warga.


Mini Kidi--

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 15 persen dibandingkan saat musim kemarau. Hewan liar jenis reptil itu kerap meresahkan warga karena masuk ke rumah melalui celah-celah bangunan, saluran air, hingga atap rumah.

“Selama satu bulan terakhir tercatat ada 30 laporan biawak masuk ke rumah warga. Seluruhnya sudah berhasil kami evakuasi,” ujar Kepala DPKP Kota Surabaya, Laskita Rini Sevriani, Selasa, 3 Februari 2026.

BACA JUGA:Niat Jebak Biawak, Warga Gresik Malah Dapat Buaya, Berakhir Lapor Damkar

Rini menjelaskan, meningkatnya kemunculan biawak di kawasan permukiman tak lepas dari faktor musim hujan. Saat habitat aslinya tergenang air atau terdampak banjir, biawak cenderung berpindah ke tempat yang lebih aman dan kering, termasuk ke lingkungan permukiman warga.

“Ketika habitatnya terganggu akibat hujan dan genangan, biawak akan mencari tempat yang lebih nyaman. Itu sebabnya laporan evakuasi meningkat di musim hujan,” jelasnya.

BACA JUGA:Pria Tewas Tertabrak Kereta Api Sancaka Utara di Surabaya

Dalam proses evakuasi, petugas kerap menemukan biawak bersembunyi di lokasi-lokasi tak terduga. Mulai dari atas plafon rumah, kamar mandi, hingga area dapur.

“Setelah berhasil dievakuasi, biawak biasanya kami lepaskan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman. Namun, ada juga yang atas permintaan warga kemudian diamankan lebih lanjut,” kata Rini.

BACA JUGA:Warga Gresik Kaget Temukan Ular Piton Jumbo di Kandang Ayam

Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah kemunculan biawak, terutama dengan memastikan saluran air tetap bersih dan tertutup rapat.

“Warga diharapkan menjaga kebersihan lingkungan sekitar, termasuk saluran air. Jika membutuhkan bantuan evakuasi, segera hubungi Call Center Kedaruratan 112 Kota Surabaya atau hotline 0811-3111-2112,” pungkasnya. (rio)

Sumber:

Berita Terkait