Banjarwungu Tarik Gelar Ruwat Desa
Ruwat Desa Banjarwungu, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.(moh suud)--
SIDOARJO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Banjarwungu, Tarik, Sidoarjo menggelar ruwat desa, Minggu 1 Pebruari 2026. Kegiatan ini menjadi oase spiritual di tengah bisingnya kegiatan masyarakat.
Mereka memilih berhenti sejenak, menundukkan kepala, dan menyapa perjuangan perintis desa atau yang dikenal dengan istilah babat babah desa atau baurekso desa.
BACA JUGA:Jalur Rawan Laka Diruwat dengan Touring Bersholawat

Mini Kidi--
Kepala Desa (Kades) Banjarwungu Imam menjelaskan, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sidoarjo Nomor 11 tahun 2017 tentang Pelestarian Budaya Daerah, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dalam menjaga warisan budaya.
Desa Banjarwungu menunjukkan desa yang menjaga tradisi, memiliki tingkat kohesi sosial lebih tinggi di masyarakat dan pentingnya literasi sejarah bagi generasi muda dan milenial agar tidak lupa sejarah desa.
BACA JUGA:Polsek Tarik Monitoring Ketahanan Pangan Petani Melon di Desa Gampingrowo
"Ini adalah cara warga Dusun Kali Wunggu, Klinter dan Kandangan untuk meruwat leluhur, bukan sekadar nama masa lalu, melainkan fondasi peradaban desa. Merawat makam berarti merawat nilai perjuangan mereka,” ujar Kades.
Masih kata kades, puncak acara ditutup dengan hiburan tradisional wayang kulit dan doa bersama untuk Buyut Bowojati.
BACA JUGA:Polsek Tarik Datangi Dugaan Lokasi Sabung Ayam di Desa Klantingsari, Hasilnya Nihil
“Tradisi mendoakan leluhur adalah pagar budaya dan memohon keselamatan untuk semua warga desa, serta memohon rezeki yang melimpah, sandang pangan, jangan sampai ada warga yang kekurangan," tutur Kades.
Desa Banjarwungu, susul kades, telah membuktikan bahwa kemajuan zaman dan kelestarian tradisi bisa berjalan beriringan. "Perjuangan mereka adalah pengingat bagi kita semua," pungkasnya.(sud/san)
Sumber:
