Khofifah: Jepang Masuk Empat Besar Investor Asing Terbesar di Jawa Timur

Khofifah: Jepang Masuk Empat Besar Investor Asing Terbesar di Jawa Timur

Gubernur Khofifah ketika menghadiri East Java Investment Government – Japanese Business Networking Reception di Surabaya. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menegaskan akan menjaga iklim investasi yang kondusif guna mendorong pertumbuhan Penanaman Modal Asing (PMA), khususnya dari Jepang.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebut Jepang sebagai mitra strategis investasi asing di Jatim. Hingga saat ini, terdapat 212 perusahaan PMA Jepang dengan nilai investasi lebih dari 5 miliar dolar AS, menjadikan Jepang sebagai penyumbang PMA terbesar keempat di Jawa Timur.

BACA JUGA:Senator Lia Istifhama Apresiasi Tujuh Pejabat Baru Dilantik, Khofifah Tegaskan Reformasi SDM Berbasis Talenta


Mini Kidi--

"Kepercayaan investor Jepang yang konsisten menjadikan Jawa Timur sebagai tujuan investasi utama menjadi modal penting penguatan industri daerah," kata Khofifah, Minggu, 1 Februari 2026.

Menurutnya, PMA Jepang yang berbasis teknologi tinggi berperan besar dalam pengembangan sektor otomotif, logam, serta industri makanan dan minuman, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan mendorong tumbuhnya industri pendukung.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Beri Bonus Atlet SEA Games 2025, Jatim Sumbang 34 Persen Emas Indonesia

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, terus memperkuat reformasi perizinan melalui sistem digital OSS dan Jatim OSS, serta menyediakan layanan pendampingan investasi. 

"Kami memastikan investasi yang masuk tidak hanya besar secara nilai, tetapi juga berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat," pungkasnya. 

Sebagai informasi, untuk realisasi investasi Jawa Timur pada 2025 tercatat mencapai Rp147,7 triliun dan menempatkan Jatim dalam tiga besar nasional. (Ain)

Sumber: