Operasi Pasar Murah 2026, Bupati Bojonegoro Buka Kegiatan Perdana di Desa Tanjungharjo Kapas

Operasi Pasar Murah 2026, Bupati Bojonegoro Buka Kegiatan Perdana di Desa Tanjungharjo Kapas

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono membuka Operasi Pasar Murah di Desa Tanjungharjo.-Sutopo-

BOJONEGORO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengawali 2026 dengan menggelar Operasi Pasar Murah perdana di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, yang dibuka langsung Bupati Setyo Wahono untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, Jumat 30 Januari 2026.

BACA JUGA:Bupati Bojonegoro Dorong Siswa Sekolah Rakyat Raih Masa Depan Lebih Baik

Operasi pasar murah ini menjadi langkah konkret Pemkab Bojonegoro dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah dinamika harga awal tahun.


Mini Kidi--

Berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya disediakan dengan harga di bawah pasaran.

BACA JUGA:Bupati Bojonegoro Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025, Pastikan Kenyamanan dan Keamanan Warga

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

BACA JUGA:FKUB Dikukuhkan, Bupati Bojonegoro Harap Pengurus Peka dan Responsif Hadapi Tantangan Digital

“Pemerintah daerah harus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau. Pasar murah ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen kami menjaga daya beli warga,” ujarnya.

BACA JUGA:Bupati Setyo Wahono Buka Festival Olahraga Pendidikan 2025 di Bojonegoro

Antusiasme warga Desa Tanjungharjo terlihat sejak pagi hari. Masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan guna membantu pengeluaran rumah tangga.

BACA JUGA:Pelantikan Mabincab dan Kwarcab 2025–2030, Bupati Wahono Tekankan Penguatan Karakter Pemuda

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah serta penguatan perlindungan sosial berbasis kebutuhan riil masyarakat.

BACA JUGA:Bupati Bojonegoro Dorong Inovasi Pengelolaan Limbah Pangan untuk Tingkatkan Ekonomi dan UMKM Lokal

Sumber:

Berita Terkait