Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Molor 6 Bulan, Mahasiswa UIJ Terpaksa Ngutang Bayar UKT

Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Molor 6 Bulan, Mahasiswa UIJ Terpaksa Ngutang Bayar UKT

Susana Kampus Universitas Islam Jember (UIJ).--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY - Program Beasiswa Cinta Bergema milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tahun anggaran 2025 menuai kritik tajam. Proses pencairan yang dinilai lambat dan birokrasi yang berbelit memaksa sejumlah mahasiswa penerima manfaat harus merogoh kocek pribadi untuk menalangi pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

​Kritikan tersebut salah satunya datang dari Fitriatul Hasanah, mahasiswi Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Jember (UIJ). Menurutnya, mekanisme pencairan tahun ini jauh lebih rumit dibandingkan periode sebelumnya.

BACA JUGA:7.180 Mahasiswa Lolos Beasiswa Cinta Bergema Jember 2025, Anggaran Rp66,4 M Terserap, Sisakan 820 Kuota


Mini Kidi--

​“Prosesnya terlalu panjang dan berbelit. Jadwal yang dijanjikan Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember sering meleset, sehingga banyak rekan mahasiswa terpaksa membayar UKT pakai uang sendiri dulu agar bisa tetap kuliah,” ungkap Fitri saat dikonfirmasi, Selasa 27 Januari 2026.

​Mahasiswi semester 7 ini menyoroti kinerja tim Kelompok Kerja (Pokja) yang dianggap lamban dalam melakukan verifikasi. Dampaknya sangat terasa bagi mahasiswa kategori afirmasi ekonomi yang sangat bergantung pada bantuan tersebut.

BACA JUGA:Gaji Ortu Rp20 Juta Dapat Beasiswa Pemuda Tangguh, Evaluasi Pemkot Surabaya Temukan 70 Persen Salah Sasaran

​“Dana sekitar Rp4 juta baru cair di akhir Desember, padahal kami sudah menunggu hampir satu semester. Keterlambatannya mencapai lebih dari enam bulan,” tambahnya.

​Meski kecewa dengan sistem distribusi, Fitri mengakui program ini sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan. Ia berharap Pemkab Jember segera melakukan evaluasi total terkait ketepatan jadwal verifikasi dan penyaluran dana.

Menanggapi hal tersebut, Staf Kemahasiswaan UIJ, As’ad Samsul Arifin, mengonfirmasi bahwa sebanyak 156 mahasiswa UIJ telah dinyatakan lolos verifikasi sebagai penerima Beasiswa Cinta Bergema 2025.

BACA JUGA:Wali Kota Surabaya Jamin UKT Mahasiswa Prasejahtera Aman, Bongkar Penyusupan Beasiswa

​“Penerima berasal dari berbagai kategori, mulai dari santri, afirmasi ekonomi, anak guru, hingga perangkat desa,” jelas As’ad.

​Terkait skema bantuan, As’ad menjelaskan bahwa pencairan tahun 2025 memang hanya mencakup satu semester, yakni semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Ia menyebutkan bahwa perubahan skema bantuan menjadi satu tahun penuh baru akan diuji coba pada tahun 2026.

​“Untuk tahun 2025 memang baru cair satu semester. Rencananya, mulai tahun ini (2026) akan diterapkan bantuan untuk satu tahun penuh,” paparnya.

Sumber:

Berita Terkait