Kunci Adaptasi Cepat Pedro Matos Bersama Pemain Persebaya

Kunci Adaptasi Cepat Pedro Matos Bersama Pemain Persebaya

Pedro Matos menjalani laga debut bersama Persebaya menghadapi PSIM Yogyakarta.-persebaya-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gelandang serang anyar Persebaya Pedro Matos menunjukkan adaptasi cepat bersama tim usai menjalani laga debut menghadapi PSIM Yogyakarta sebagai pemain pengganti.

BACA JUGA:Persebaya Tampil Superior di Kandang PSIM Yogyakarta Menang 3-0

Selain itu, Pedro Matos dinilai mampu berperan sebagai pengatur tempo permainan dan menjawab keraguan Bonek Bonita lewat ketenangannya di lini tengah.


Mini Kidi--

Pedro Matos didatangkan manajemen Persebaya atas permintaan Bernardo Tavares, yang sebelumnya menginginkan sang pemain saat menangani PSM Makassar. Pemain yang membela Semen Padang pada putaran pertama Super League 2025/2026 itu datang ke Persebaya Surabaya sebagai pemain pinjaman untuk putaran kedua.

BACA JUGA:Strategi Bertahan Persebaya Bawa Keunggulan Sementara atas PSIM Yogyakarta

Sosok Pedro Matos identik dengan peran pengatur serangan yang mengandalkan scanning lapangan, kecepatan membawa bola, serta penguasaan bola yang mumpuni. Ia menjadi motor serangan dengan tugas mengontrol tempo permainan sekaligus memecah konsentrasi lini belakang lawan.

BACA JUGA:Starting Lineup PSIM Yogyakarta Vs Persebaya Surabaya, Jefferson Silva Jalani Laga Debut

Meski posisi alaminya gelandang serang, Pedro Matos dikenal adaptif dimainkan di sektor tengah maupun melebar ke sisi kanan sesuai instruksi pelatih. Pada pertandingan menghadapi PSIM Yogyakarta, Pedro Matos masuk sebagai pemain pengganti di pertengahan babak kedua bersama Bruno Paraiba.

BACA JUGA:Laga PSIM Yogyakarta Vs Persebaya Surabaya Jadi Panggung Pembuktian Pemain Anyar

Ia diplot sebagai gelandang bertahan untuk menahan serangan agresif pemain Laskar Mataram, sementara ketenangannya mampu menjaga stabilitas permainan Persebaya hingga akhir laga.

Pedro Matos mengaku proses adaptasi berjalan lancar berkat chemistry yang kuat dengan rekan setimnya.

BACA JUGA:Mengejutkan, Dejan Tumbas Resmi Berpisah dengan Persebaya

"Saya merasa punya chemistry yang bagus dengan mereka. Kami bisa saling mengalirkan bola dan menemukan ruang yang berbeda," ujar Matos.

Sumber: