Diduga Depresi Karena Masalah Keluarga, Pria Wonogiri Tewas Gantung Diri di Kos Gresik

Diduga Depresi Karena Masalah Keluarga, Pria Wonogiri Tewas Gantung Diri di Kos Gresik

Polisi mengolah TKP peristiwa bunuh diri yang terjadi di sebuah kos Desa Kedanyang, Kebomas, Gresik. --

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Warga Kebomas, Gresik digegerkan oleh pria yang tewas dengan kondisi leher tergantung di  lantai 2 rumah kos. Peristiwa yang terjadi di Desa Kedanyang itu pertama kali diketahui oleh penghuni kos sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat 23 Januari 2026.

Korban diketahui bernama Tofan Yoko Krisdianto (30), warga Dusun Janggelan, Desa Kradegan, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri. Ia ditemukan tewas dengan leher tergantung menggunakan tali safety belt.

BACA JUGA:Bek Asing Persebaya Leo Lelis Akui Kesalahan Usai Gol Bunuh Diri Lawan Borneo FC


Mini Kidi--

Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyobudi mengatakan, korban diketahui oleh seorang perempuan, Siti Wulandari (26) yang hendak berkunjung ke kos adiknya, Anggi Sri Mujiati (20). Namun, saat berada di tangga lantai 2, ia melihat kaki yang menggelantung. 

“Kemudian saksi tidak memberanikan diri untuk melanjutkan ke tempat kamar kos adiknya dan berteriak memanggil-manggil adiknya,” ujar Kompol Gatot, Sabtu 24 Januari 2026.

BACA JUGA:Gercep, Polsek Ngawi Kota Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Remaja di Jembatan Dungus

Usai diteriaki oleh kakaknya, Anggi pun keluar kamar dan dikagetkan dengan sosok pria yang telah tewas tergantung tepat di tengah tangga menuju lantai 2. Hal tersebut pun diberitahukan saksi ke penghuni kos lain dan kemudian dilaporkan ke perangkat desa. 

“Selanjutnya pihak desa menghubungi Piket Polsek Kebomas dan CC 110 Polres Gresik. Sekira pukul 16.20 WIB Petugas Piket Polsek Kebomas, Piket Pamapta dan Tim Invanis Polres Gresik datang ke lokasi untuk olah TKP dan identifikasi,” tuturnya.  

BACA JUGA:Warga Gresik Dihebohkan Percobaan Bunuh Diri Seorang Wanita di Waduk Hulaan

Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh Petugas RSUD Ibnu Sina di TKP menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas hanya menemukan luka bekas jeratan tali di leher korban.

“Dari hasil penyelidikan awal, meninggalnya korban gantung diri karena ada permasalahan keluarga,” ungkapnya. 

Pihaknya memastikan tidak ada unsur pidana dalam kematian korban. Saat ini, korban telah berada di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina dan  menunggu kedatangan pihak keluarga. (rez)

Sumber: