Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kesiapsiagaan Bencana Jawa Timur Hadapi Cuaca Ekstrem
Komisi VIII DPR RI kunjungi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Jatim. --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Komisi VIII DPR RI mengunjungi Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur untuk meninjau kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana di tengah cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. Kunjungan ini dipimpin oleh anggota DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana.
Rombongan Komisi VIII DPR RI yang turut ikut yakni anggota legislatif dari daerah pemilihan Jawa Timur, di antaranya Haeny Relawati (Golkar), Guntur Sasono (Demokrat), H. Ansari (PDIP), Endro Hermono (Gerindra), H. An’im Falachudin (PKB), serta Syaiful Nuri (PAN).
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Tekan Omzet Pedagang Ikan Pasar Pabean Surabaya hingga 50 Persen

Mini Kidi--
Turut hadir pula Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Agus Zainal Arifin, serta perwakilan Dinas Sosial Jawa Timur.
Sejumlah sarana yang diperlihatkan antara lain Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena), Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina), Simulator Gempa Bumi, dan Kendaraan Command Center BPBD One. Serta meninjau Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB).
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem, 8 Kecamatan di Pasuruan Masuk Zona Merah Longsor
Ketua Tim Kunjungan Komisi VIII DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana, menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan Jawa Timur, baik dari sisi edukasi kebencanaan, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga kelengkapan sarana dan prasarana penunjang penanganan bencana.
"Berbagai fasilitas yang dimiliki Jawa Timur, seperti Tenda Pendidikan Bencana dan kendaraan Command Center, bahkan belum dimiliki provinsi lain. Apa yang dilakukan Jawa Timur ini layak menjadi percontohan nasional agar penanganan bencana semakin kuat, mengingat tren kejadian bencana terus meningkat," kata Kariyasa, Jumat, 23 Januari 2025.
BACA JUGA:Penyeberangan Kapal ke Bawean Tertunda Akibat Cuaca Ekstrem, Puluhan Penumpang Tertahan di Gresik
Apresiasi serupa disampaikan anggota DPR RI Haeny Relawati. Ia menilai keberadaan Kendaraan Command Center BPBD One sebagai inovasi penting yang mendukung kecepatan respons di lapangan.
"Mobile command center BPBD Jatim ini satu-satunya di Indonesia yang dibiayai melalui APBD provinsi. Kami mengapresiasi Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa atas dukungan dan fasilitasi ini," tutur Haeny.
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sangkapura Bawean, Enam Rumah Warga Terdampak
Sementara itu, Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto berharap adanya dukungan legislatif dalam mengatasi sejumlah tantangan penanggulangan bencana di Jawa Timur, khususnya yang berkaitan dengan kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah.
Sumber:
