HPN 2026

Gerak Cepat Dinsos Jatim Tangani dan Pulangkan Orang Terlantar Terdiagnosa HIV/AIDS ke Bandung

Gerak Cepat Dinsos Jatim Tangani dan Pulangkan Orang Terlantar Terdiagnosa HIV/AIDS ke Bandung

Petugas Dinsos Jatim berkoordinasi dalam proses pemulangan orang terlantar ke Bandung.-Anwar Hidayat-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dinas Sosial Jawa Timur mendampingi pemulangan seorang Orang Terlantar berinisial RM (44) asal Bandung usai menjalani perawatan di RSJ Menur Surabaya, setelah asesmen medis dan koordinasi lintas daerah terpenuhi, Selasa 21 Januari 2026.

BACA JUGA:Suka Sesama Jenis Bukan Gangguan Mental atau Jiwa

Perempuan asal Bandung tersebut diketahui mengalami gangguan mental dan terdiagnosa HIV/AIDS dengan kondisi rentan sehingga memerlukan pendampingan intensif.


Mini Kidi--

Ketua Tim Substansi Penanganan Korban Bencana Sosial Dinsos Jatim, Liawati Suntiana, menyampaikan pemulangan dilakukan setelah seluruh proses penanganan dan asesmen dinyatakan lengkap.

“Kami memastikan penanganan yang tepat sebelum pemulangan OT ke daerah asal, termasuk koordinasi dengan pihak keluarga dan Dinsos Jawa Barat,” jelasnya.

BACA JUGA:4 PSK di Madiun Positif Terinfeksi HIV/AIDS

Kasus ini bermula saat RM bekerja sebagai asisten rumah tangga di Bali, namun dipulangkan oleh majikannya tanpa alasan jelas dan hanya menerima gaji sebesar satu juta rupiah.

Dalam perjalanan menuju Jawa, kondisi ekonominya semakin sulit hingga membuatnya terlantar di Surabaya sebelum akhirnya ditangani Dinsos Jatim.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Minta Perkuat Layanan ODGJ di Pasuruan

Petugas mendapati kondisi fisik dan mental RM menurun, ditandai gangguan komunikasi serta halusinasi yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Selain itu, asesmen RSJ Menur pada 31 Desember 2025 mendeteksi adanya toxoplasma pada bagian otak yang menyebabkan tingkat kemandiriannya rendah dan membutuhkan pendampingan intensif.

BACA JUGA:Pemprov Jatim Alokasikan Rp53 Miliar Lebih untuk Gedung Rehabilitasi ODGJ di Pasuruan dan Kediri

Setelah proses medis selesai, tim Penanganan Korban Bencana Sosial menelusuri keberadaan keluarga dan berkoordinasi dengan Dinsos Jawa Barat terkait rencana pemulangan.

Sumber: