Wawali Armuji Sidak Kantor Satgas Anti-Premanisme dan Mafia Tanah
Wawali Surabaya, Armuji menemui para korban premanisme di Kantor Anti-Premanisme dan Mafia Tanah di Jalan Taman Surya nomor 1.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Satgas Anti-Premanisme dan Mafia Tanah, Selasa 20 Januari 2026. Orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya itu mendesak Satgas agar lebih serius dan sigap menangani berbagai persoalan premanisme yang terjadi di Kota Pahlawan.
Dalam sidak tersebut, Armuji yang akrab disapa Cak Ji menemui sejumlah warga pelapor. Salah satunya adalah Maria Lucia Setyowati (73), yang sehari sebelumnya mengadukan kasusnya ke DPRD Surabaya.
BACA JUGA:Keluhkan Bansos Tak Pernah Turun Sejak 2021, Warga Gersikan Datangi Rumah Aspirasi Armuji

Mini Kidi--
Nenek Maria mengaku menjadi korban dugaan penyerobotan dua aset propertinya, masing-masing rumah yang berlokasi di Jalan Tenggilis Lama III B Nomor 56 dan Jalan Tenggilis Permai IV B.
Ia menyebut kedua rumah tersebut berpindah tangan tanpa sepengetahuannya dan kini bahkan terancam dilelang oleh pihak bank.
BACA JUGA:Armuji: Konflik Berakhir, Kami Sepakat Menjaga Surabaya Kondusif
Maria berharap adanya pendampingan agar laporan hukum yang telah ia ajukan sejak 2022 tidak terus berlarut-larut tanpa kepastian. “Perkara saya ditangani Badan Pertanahan Nasional, namun saya diarahkan ke sini (satgas),” ujar Maria kepada Armuji.
Selain Maria, terdapat pula Animah warga Jalan Pogot, yang mengaku menjadi korban premanisme. Kepada Cak Ji, warga tersebut menuturkan bahwa rumahnya yang digunakan untuk berjualan sembako diduduki oleh sekelompok preman, sehingga membuat dirinya merasa terintimidasi dan ketakutan.“Akhirnya saya harus membongkar tembok sebelah biar bisa masuk,” ucap Animah.
Mendengar berbagai pengaduan itu, Armuji menenangkan para korban dan meminta Satgas Anti-Premanisme dan Mafia Tanah untuk segera menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.
BACA JUGA:Armuji Akui Khilaf, Madas Cabut Laporan: Sepakat Damai demi Kondusivitas Surabaya
Ia menegaskan, langkah ini sejalan dengan perintah Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang berkomitmen membantu menertibkan praktik premanisme di Surabaya.
“Ini komitmen kita untuk membantu warga-warga yang tertindas, mendapatkan intimidasi, yang tidak mampu, dan melapor ke sini (satgas),” tegas Armuji.(rio)
Sumber:
