Pokdakan Caping Mina Manggala Targetkan Hasil Panen Suplai MBG Balas Klumprik

Pokdakan Caping Mina Manggala Targetkan Hasil Panen Suplai MBG Balas Klumprik

Warga memantau perkembangan ikan di keramba apung Pokdakan Caping Mina Manggala.-Anwar Hidayat-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Caping Mina Manggala menargetkan hasil panen ikan dari keramba apung sebagai penyuplai bahan baku Makan Bergizi Gratis di Balas Klumprik, hasil inovasi pemanfaatan kolam terbengkalai oleh warga RW 5 Pondok Manggala, Senin 19 Januari 2026.

BACA JUGA:Kemendukbangga Jatim Gaspol Turunkan Stunting Lewat Program MBG dan ASN Peduli-Berbagi

Inovasi pemanfaatan lahan tersebut berawal dari gagasan Lurah Balas Klumprik Mochamad Soeltoni untuk mengubah kolam terbengkalai menjadi area pertanian, peternakan, dan perikanan yang produktif bagi warga.


Mini Kidi--

Bersama pengurus RW 5 Pondok Manggala, kelurahan melakukan pembersihan dan penataan kolam hingga tercipta sistem keramba apung yang dinilai lebih efisien.

Keputusan menggunakan keramba apung diambil karena memudahkan proses panen ikan tanpa harus menguras air kolam, cukup dengan mengangkat jaring keramba.

BACA JUGA:Dukung Penuh Program MBG, Komisi X DPR RI Puji Dapur Gizi di Surabaya sebagai Model Ideal

Saat ini Pokdakan Caping Mina Manggala mengelola lima kolam produktif dengan beragam jenis ikan, di antaranya nila, patin, lele, dan gurami. Selain budidaya ikan, kelompok ini juga mengembangkan pengolahan sampah organik dan anorganik melalui Rumah Kompos yang dikelola warga.

BACA JUGA:Demi SDM Unggul, Arif Fathoni Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Sukseskan Program MBG di Surabaya

Menurut Mochamad Soeltoni, sisa limbah dapur rumah tangga diolah kembali menjadi pakan alternatif, khususnya untuk ikan lele dan patin, guna menekan biaya produksi sekaligus mengurangi permasalahan sampah.

“Pengelolaan di sini sangat tertata. Warga memiliki jadwal piket rutin untuk merawat kolam dan memberi makan ternak. Ini bukti kolaborasi warga dan kelurahan bisa menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA:Wali Kota Eri Cahyadi Bentuk Satgas MBG untuk Dukung Program Presiden Prabowo

Selain sektor perikanan, pengembangan peternakan juga menunjukkan hasil positif, dengan populasi ayam yang awalnya hanya dua ekor kini berkembang menjadi sekitar 30 hingga 40 ekor.

Hasil panen Pokdakan Caping Mina Manggala tidak hanya untuk konsumsi warga, namun juga diproyeksikan mendukung program nasional.

Sumber:

Berita Terkait