Ketua Askot PSSI Surabaya Nilai Kualitas Liga Progresif Meningkat Jadi Sinyal Positif Sepakbola
Ketua Askot PSSI Surabaya Roky Maghbal (tengah) bersama Pembina Liga Progresif Abdullah dan Ketua liga Progresif Emil Indra.-Anwar Hidayat-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Ketua Askot PSSI Surabaya, Roky Maghbal, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Liga Progresif Surabaya.
BACA JUGA:Liga Progresif Surabaya 2025/2026 Lahirkan Ratusan Pesepakbola Muda Berbakat
Roky menilai kompetisi ini telah menjadi partner strategis federasi dalam menopang munculnya bibit-bibit pesepak bola potensial bagi masa depan Surabaya, Persebaya, hingga Tim Nasional.

Mini Kidi--
Hal ini disampaikan Rocky saat menghadiri penutupan kompetisi bersama Pembina Liga Progresif, Abdullah, dan Ketua Liga Progresif, Emil Indra dan beberapa tokoh lainnya.
BACA JUGA:Pemain Putra Jaya Pasuruan Disanksi Seumur Hidup Akibat Pelanggaran Keras Liga 4 Jatim
Roky menekankan bahwa PSSI Surabaya sangat mendukung konsep yang diusung oleh Liga Progresif karena menggunakan format liga bukan sekadar turnamen jangka pendek.
"Kompetisi ini konsepnya liga. Tiap pekan memberi kesempatan kepada pemain dan pelatih untuk mempersiapkan diri lalu melakukan evaluasi. Ini jauh lebih positif untuk perkembangan anak-anak daripada hanya fokus pada turnamen singkat yang menyebabkan penumpukan jadwal di satu momen, tapi setelah itu kosong tanpa kegiatan," jelas Roky Maghbal. Minggu, 18 Januari 2026.
BACA JUGA:Gresik United Takluk dari Persekabpas di Laga Perdana Liga Nusantara
Roky mengungkapkan berdasarkan data PSSI Surabaya menunjukkan dampak positif dari sistem ini. Rata-rata pemain muda di Surabaya usia 9 hingga 17 tahun kini bisa merasakan atmosfer pertandingan kompetitif sebanyak 24 hingga 30 kali dalam satu tahun.
Untuk memastikan pembinaan pemain muda berjalan maksimal, Roky menjelaskan Askot PSSI Surabaya melakukan upaya mengatur timeline agar tidak saling berbenturan.
"Kami mengatur sedemikian rupa agar jadwalnya tidak bentrok. Misalnya, semester pertama ada Liga Surabaya, lalu semester kedua diisi oleh Liga Progresif, dengan begitu, sepanjang tahun anak-anak sepak bola di Surabaya selalu punya opsi untuk berkompetisi," tambahnya.
BACA JUGA:Liga Surabaya 2026 Siap Digelar, Momentum Mencari Bibit Muda Sepakbola
Selain manajemen jadwal, Roky juga memuji peningkatan kualitas penyelenggaraan Liga Progresif musim ini dibandingkan musim sebelumnya.
Sumber:
